M. Guntur Ohoiwutun yang akan menjadi pemateri dalam sosialisasi itu mengatakan bahwa adanya penolakan dari sebagian peserta tersebut sebelum diskusi karena mereka trauma dengan pembangunan yang membawa dampak negarif menurut mereka.
‘’Pro kontra itu sebenarnya hal biasa. Tapi kalau dilihat, mereka berangkat dari ketakutan sumber daya alam mereka yang digrogoti atau diambil oleh investor atau pihak lain. Itu saja intinya sebenarnya,’’ katanya.
Soal pemekaran, Guntur menilai bahwa apa yang akan disampaikan dalam diskusi ini baru sekadar wacana. Namun karena sudah terbentuk pandangan bahwa negatifnya lebih banyak, meski ada yang pro terhadap pemekaran.
‘’’Tentu ada dampak positif dan negative terhadap sebuah pemakaran. Tapi rasa-rasanya, dampak positif yang lebih banyak sebenarnya dari negatifnya,’’ pungkasnya. (ulo/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Polres Mimika membentuk tim khusus anti-begal guna menanggapi maraknya aksi pencurian dengan kekerasan yang meresahkan…
Ketua DPRK Jayawijaya Lucky Wuka, S.Pi, M.Si menegaskan sebagai kepala pemerintahan, saat ini pemkab Jayawijaya…
Pertemuan tersebut turut didampingi Plt. Sekda Waropen Bob Woriori, S.STP, M.Si, sejumlah pimpinan OPD, Kadistrik…
Tak hanya melihat dari dekat rumah-rumah yang rusak akibat ledakan di sepanjang pantai, tetapi Ia…
Komitmen Polres Jayapura dalam memberantas tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terus ditunjukkan melalui langkah…
“Saya pikir delapan tahun kepemimpinan itu sesuatu yang luar biasa. Kepercayaan yang diberikan masyarakat dan…