

Drs. Madaremmeng, M.Si (FOTO:Sulo/Cepos)
MERAUKE–Dari 77 orang yang telah mendaftar sebagai calon peserta seleksi Pejabat Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemprov Papua Selatan, 7 diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga tidak dapat mengikuti tahapan selanjutnya.
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Drs. Madaremmeng, M.Si, mengungkapkan , ketujuh calon pejabat tinggi pratama yang tidak lolos seleksi administrasi itu karena beberapa hal diantaranya, umur yang sudah lewat.
‘’Kalau di Papua, diisyaratkan umur tidak boleh lebih dari 58 tahun. Kalau secara nasional maksimal 56 tahun. Kalau di Papua disyaratkan 58 tahun. Kalau umurnya lebih 1 menit saja sudah tidak memenuhi syarat,’’ tandasnya.
Selain itu, lanjut Sekda Madaremmeng, yang bersangkutan belum memenuhi kepangkatan. Karena calon yang bersangkutan melamar jabatan eselon IIa, sementara golongannya baru IVa.
‘’Sedangkan jabatan tinggi pratama eselon IIa, golongannya minimal IVb. Jadi rata-rata jatuh karena itu,’’ jelasnya.
Selain itu, syarat lainnya, menduduki jabatan eselon III minimal 2 tahun.
Sekadar diketahui, saat ini sebanyak 22 jabatan eselon II lingkup Pemerintah Provinsi Papua Selatan dilakukan lelang jabatan secara terbuka. Dari 22 jabatan yang dilelang secara terbuka itu, 6 merupakan jabatan eselon IIb atau kepala biro. Sementara 18 sisanya adalah asisten, staf ahli gubernur, kepala badan dan kepala dinas. (ulo/tho)
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…
Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…
Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…