

MERAUKE-Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke siap mencabut pembebasan program asimilasi rumah karena pandemi Covid-19 kepada Karel Surya Fonataba yang melakukan tindak pidana dengan menikam seorang perempuan yang tak lain pendamping hidupnya selama ini meski belum nikah secara resmi.
Kalapas Merauke Sony Sopyan, saat ditemui media ini di Kantor Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Merauke, bahwa sasat ini pihaknya menunggu laporan resmi dari Bapas Merauke. “Pelaku sudah diamankan di Polres Merauke. Kami masih menunggu laporan dari Bapas Merauke yang melakukan pengawasan secara langsung terhadap warga binaan yang mendapatkan program asimilasi rumah karena Covid-19. Kalau sudah ada laporan resmi kami terima, maka pemberian assimilasi rumah tersebut langsung kami cabut,’’ katanya.
Sebelumnya, kata Kalapas Sony Sopyan, bahwa yang bersangkutan sebenarnya sudah melakukan keributan yang menimbulkan keresahan masyarakat. Namun pihaknya tidak bisa mengambil tindakan terhadap yang bersangkutan karena tidak ada laporan secara resmi kepada pihaknya, sebagai dasar untuk mencabut program assimilasi rumah yang diberikan tersebut. (ulo/tri)
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…