Categories: MERAUKE

Pangkalan Mitan Diwajibkan Miliki Kartu Kendali

MERAUKE-  Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke melalui Dinas Perindagkop Kabupaten Merauke terhadap penyaluran minyak tanah adalah mewajibkan setiap pangkalan tersebut memiliki kartu kendali yang nantinya dilaporkan ke Dinas Perindagkop Kabupaten Merauke sebagai bahan pengawasan.

Kepala Bidang Industri Migas dan Panas Bumi Dra. Rohasni ditemui media ini di ruang kerjanya, Jumat (8/4) mengungkapkan, dengan adanya keluhan masyarakat terkait penyaluran minyak tanah yang sampai saat ini masih disubsidi pemerintah, maka setiap pangkalan diwajibkan memiliki kartu kendali.

‘’Di kartu kendali itu akan dicatat berapa ton kuota minyak tanah yang diperoleh setiap bulannya. Kemudian siapa-siapa yang membeli  minyak tanah tersebut. Semuanya harus dicatat di buku kendali  tersebut,’’ jelasnya. Dikatakan, bahwa setiap pangkalan diwajibkan untuk memprioritaskan warga yang ada di sekitar pangkalan. Setelah warga  yang ada di sekitar pangkalan terlayani barulah warga dari luar dilayani ketika  minyak tanah tersebut masih ada.  ‘’Nanti kartu kendali itu kita periksa sebagai bentuk pengawasan kita terhadap pangkalan-pangkalan yang ada,’’ jelasnya.

Rohasni menjelaskan bahwa sampai saat ini jumlah pangkalan di Kabupaten Merauke sebanyak 64 pangkalan. Dimana setiap pangkalan itu mendapatkan kuota BBM yang bervariasi mulai dari 2 ton sampai 10 ton. ‘’Paling sedikit 2 ton. Paling banyak 10 ton setiap pangkalan,’’ katanya.

Kendati ada kartu kendali, namun Rohasni menambahkan bahwa jika masyarakat memiliki bukti adanya pangkalan yang melakukan penyalahgunaan misalnya hanya menjual minyak tanah tersebut kepada pihak tertentu, maka segera laporkan. Atau harga minyak tanah itu di atas harga yang ditetapkan pemerintah daerah. ‘’Sampai sekarang harga minyak tanah subsidi ini di tingkat pangkalan Rp 3.500 perliternya,’’tambahnya. (ulo/tho)    

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: BBM

Recent Posts

Gara-gara Asap, Pasien Sempat Dievakuasi

Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…

32 minutes ago

Libatkan 9 Dokter, Langkah Pertama Buat Saluran Pembuangan Feses

Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…

2 hours ago

Ternyata Bukan dari Tepung Ubi, Pakar IPB Sebut Tepung Jagung

Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…

3 hours ago

DPR Siap Terima Aspirasi Massa AMPB

Puan mengharapkan aksi demonstrasi itu tidak menimbulkan kericuhan. Lebih baik, menurut dia, peserta demonstrasi juga…

4 hours ago

Budi Arie Minta Maaf soal Pernyataan ‘Lebih Cepat dari 2029’

Ia menegaskan, pernyataan yang disampaikannya dalam forum tersebut merupakan pandangan pribadi. "Pada kesempatan ini saya…

5 hours ago

Rekening Mas Botok AMPB Akhirnya Dibuka

Polda Metro Jaya memastikan rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok…

6 hours ago