

Lukas Frans Laksana (FOTO: Sulo/Cepos )
Lakukan Pelanggaran Berat
MERAUKE–Sebanyak 10 warga binaan Lapas Merauke yang telah berstatus Narapidana (Napi) tidak diusulkan menerima remisi HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Tahun 2022. Ke-10 narapidana ini tidak diusulkan karena masuk register F atau melakukan pelanggaran berat sedang menjalani pembinaan.
‘’Ada 10 warga binaan kita yang kita tidak usulkan untuk terima remisi karena masuk register F,’’ kata Kepala Lembaga Pemasyaralatan Klas IIB Merauke, Lukas Frans Laksana, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/8).
Lukas Frans Laksana membeberkan, ke-10 warga binaan yang masuk register F itu yaki 6 diantaranya terlibat dalam kasus pembunuhan 2 warga binaan lainnya dalam Lapas Merauke. Kemudian 4 lainnya yang terlibat mengedarkan dan mengkonsumsi narkotika jenis Sabu.
Sementara jumlah narapidana yang diusulkan menerima remisi tahun ini ke Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia sebanyak 260 orang dari total warga binaan Lapas Merauke saat ini 390 orang.
‘’Ini baru kita usulkan. Tentunya, kita masih menunggu berapa yang disetujui oleh Kementrian Hukum dan HAM. Karena nama-nama yang kita usulkan ini ke pusat masih dilakukan pemeriksaan administrasi, apakah syarat formil dan materilnya untuk mendapatkan remisi sudah terpenuhi,’’ katanya.
Dikatakan, dari 260 orang yang diusulkan ini terdiri dari laki-laki sebanyak 253 orang dan perempuan 7 orang. Dari 260 orang yang diusulkan diketahui untuk usulan remisi 1 bulan sebanyak 44 orang, 2 bulan 43 orang, 3 bulan 88 orang, 4 bulan 44 orang, 5 bulan 40 orang dan potongan selama 6 bulan sebanyak 1 orang. (ulo/tho)
Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Puncak dalam membangun sumber daya manusia melalui sektor pendidikan mendapat apresiasi dari…
Kapolres Puncak Jaya AKBP Yudha Wicaksono saat dihubungi dari Nabire, Senin, mengatakan patroli gabungan tersebut…
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumamb, SH, MH menegaskan jika usai dilakukan penangkapan…
Sebuah langkah baru pariwisata berbasis komunitas lahir di Tanah Papua. Lewat Paket Eduwisata dan Sejarah…