

MERAUKE- Dua orang yang akan dimintai pertanggungjawaban atas terbakarnya KM Sinar Maros III dan Samudera Jaya 99 di Pelabuhan Kondap Kelapa Lima Merauke pada 16 Mei lalu dinyatakan meninggal dunia.
‘’Dari penyelidikan yang dilakukan dari rekan-rekan bahwa yang memasukkan selang ke dalam drum, dua-duanya meninggal. Sebenarnya kedua tersangka ini yang lalai. Karena meninggal dunia, mau bilang bagaimana. Karena tersangkanya meninggal dunia jadi apa yang mau dipertanggung jawabkan? Jadi mereka meninggal,’’ kata Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH, ketika ditemui media ini di Bandara Mopah Merauke, Sabtu (8/ 6).
Namun demikian, lanjut Kapolres, kasus ini belum ditutup, karena pihaknya belum menggelar perkara. ‘’Nanti kita gelar perkara. Kalau dalam gelar perkara hasilnya bahwa perkaranya harus ditutup maka kita akan tutup. Tapi sampai sekarang perkaranya masih jalan karena gelar perkara kita belum gelar,’’ tandasnya.
Kedua orang yang akan dimintai pertanggungjawaban tersebut adalah awak dari KM Sinar Maros III. Keduanya yang memegang salang dan yang memasukan ke dalam drum.
Diketahui, kasus meledak dan terbakarnya KM Sinar Maros III yang merembet ke KM Samudera Jaya 99 ini terjadi saat KM Sinar Maros III sedang melakukan pengisian BBM jenis premium dari atas monil tanki ke dalam drum di atas kapal dengan menggunakan mesin pompa alkon.
Akibat kejadian ini, Nahkoda dan 3 ABK dari KM Maros III meninggal dunia. Satu orang terpanggang api, 2 ditemukan tewas tenggelam dan satunya meninggal dalam perjalanan dari TKP ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke. (ulo/tri)
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…