

MERAUKE- Untuk pertama kali di masa pandemi Corona sejak pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Merauke menutup akses kapal penumpang, sebuah kapal perintis yakni KMP Bambit dari Pelabuhan Merauke diberangkatkan dengan tujuan Kabupaten Mappi dan Kabupaten Asmat, Sabtu (6/6).
Namun untuk bisa naik diatas kapal tersebut sejumlah persyaratan harus dikantongi. Pemuatan dan pemberangkatan KMP Bambit ini dijaga ketat oleh kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Merauke dan Satpolair Mereauke.
Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK melalui Kasat Polair AKP Micha P.Toding, SH, SIK, mengungkapkan, bahwa pengamanan yang dilakukan ini agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diiinginkan. Sebab, banyak pula yang belum mengantongi izin jalan dari Posko Covid-19 Kabupaten Merauke maupun surat sehat namun berusaha untuk naik keatas kapal. “Ada sekitar 60 penumpang yang dibawa oleh kapal tersebut,’’ katanya.
Namun sebelum naik ke atas kapal, terlebih dahulu calon penumpang menunjukkan surat keterangan kesehatan dari gugus tugas Covid – 19 kepada petugas. Kepala Syahbandar Pelabuhan Merauke, Kapolsek Kawasan Pelabihan Merauke dan Kepala Kesehatan Pelabuhan dan staf sebagai pemeriksa hadir menyaksikan pemberangkatan KMP Bambit tersebut. Termasuk anggota Sabhara Pos Kudamati Merauke. sekitar pukul 17.15 WIT, KMP Bambit meninggalkan dermaga Pelabuhan Merauke Pelindo menuju daerah tujuan. (ulo/tri)
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…