Categories: MERAUKE

Ratusan Guru di Merauke Gelar Aksi Demo

Sekda Kabupaten Meruake Yermias Paulus Ruben Ndiken, Kepala BPKAD Merauke Elias Mithe, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke Stephanus Kapasiang yang hadir ditengah aksi demo yang dilakukan para guru  ini memberikan jawaban singkat siap untuk merevisi Keputusan Bupati  Merauke Nomor 100.3.2.2/75/tahun 2024 tentang penetapan TPP ASN di lingkungan Pemkab Merauke. Aksipun kemudian berakhir sekitar pukul 10.00 WIT dna para guru satu persatu meninggalkan halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke.

   Kepada wartawan, Sekda Yermias Ndiken menjelaskan bahwa untuk meninjau keputusan tersebut akan membutuhkan proses dan waktu yang panjang.

‘’Akan sampai ke Kementrian Keuangan. Karena intinya, TPP dan UU ini dari sana. Perpres Nomor 33 tahun 2020. Kami ini sudah lalai memberlakukan TPP 3-4 tahun. Lalu masuk tahun ke-4, kita diperingatkan BPK bahwa pemberian TPP ini harus dilaksanakan. Kemudian aturannya mengatakan bahwa 30 persen pendapatan daerah itu yang disisihkan untuk TPP,’’ jelasnya.

Karena itu, lanjut Sekda Yermias Ndiken, bahwa dnegan jumlah ASN di Kabupaten Merauke mendekati 7.000 maka dana yang diambil dari 30 persen sebesar Rp 133 miliar. ‘’Lalu  ada kelas-kelas jabatan sesuai petunjuk dari Kemendagri. Lalu kita sesuaikan lagi dengan kemampuan keuangan daerah,’’ jelasnya.

Diakui  Sekda Yermias Ndiken sebagai Ketua Tim Anggaran Daerah Kabupaten Merauke bahwa tunjangan bagi guru yang belum lulus sertifikasi tersebut memang sangat rendah. ‘’Tap;i ini keputusan pemerintah, saya juga tidak bisa menabrak aturan diatasnya. Nanti saya dianggap memperkaya orang lain dan ada administrasi yang perlu dilaksanakan. Karena ini keputusan negara dan harus dilaksanakan. Kami juga korban dari  keputusan ini,’’ pungkasnya. (ulo)   

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Papua Dibayang-bayangi El Nino Hingga Tahun 2027

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…

1 day ago

Seminggu Berlalu, Nasib 9 Wanita yang Diculik Belum Diketahui

Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…

1 day ago

Ribuan ​Artefak dan Dokumen Bersejarah Papua dari Belanda Dipulangkan

​Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…

1 day ago

Gara-gara Asap, Pasien Sempat Dievakuasi

Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…

1 day ago

Libatkan 9 Dokter, Langkah Pertama Buat Saluran Pembuangan Feses

Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…

1 day ago

Ternyata Bukan dari Tepung Ubi, Pakar IPB Sebut Tepung Jagung

Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…

1 day ago