Categories: MERAUKE

Tabrak Patok Batas Nelayan, Speed Boat Terbalik

Satu Anak Berumur 7 Tahun Meninggal

MERAUKE – Kecelakaan laut terjadi di Perairan Kampung Dokib, Distrik Tubang Kabupaten Merauke, Jumat (29/7) sekitar pukul 12.30 WIT. Ya, speed boat yang bermuatan 11 orang terbalik setelah menabrak patok batas nelayan. Satu anak berumur 7 tahun meninggal dunia.

Kapolres Merauke AKBP Sandi Sultan, SIK melalui Kapolsek Okaba Iptu Syukur Purba membenarkan laka laut yang terjadi tersebut dikonfirmasi, Kamis (4/8)

Kronologi kejadiannya, kata Kapolsek, berawal Kamis, (28/7) sekitar pukul 15.00 WIT, speed boat yang ditumpangi Guntur Korwa bersama 10 penumpang lainnya berangkat dari Pelabuhan Kelapa Lima Merauke menuju Kampung Komolom Distrik Kimaam. Sampai di Kumbe, Distrik Malind Merauke, mereka bermalam dan Sabtu, (29/7) sekitar pukul 05.00  WIT melanjutkan perjalanan,dan ketika tiba di perairan Distrik Tubang, cuaca buruk dan ombak besar.

Sekitar pukul 12.30 WIT, ketika sampai di sekitar perairan Kampung Dokib, speed boat menabrak jaring patok nelayan sehingga baling-baling mesin tergulung dan mengakibatkan mesin tidak berfungsi.

Karena ombak besar, speed boat  tenggelam dan para penumpang terapung-apung sambil menunggu bantuan.

“Setelah 1 jam terapung, penduduk sekitar datang untuk membantu korban, namun penumpang atas nama Herlina berumur 7 lepas dari pegangan Imanuel, ayah korban. Namun ayahnya kembali mencari ke laut sambil berenang dan menemukannya serta membawa ke darat.

“Sampai di darat, korban masih sempat muntah dan dibawa ke Puskesmas, namun dalam perjalanan ke Puskesmas, korban sudah meninggal dunia,” katanya. Jenazah sendiri, kata Kapolsek, telah dimakamkan Sabtu, (30/7) di kampung Dokib Distrik Tubang.

“Menurut keterangan Guntur Korwa, dari 11 penumpang itu ia tidak mengenal semuanya. Penumpang yang dia kenal adalah Martinus Yolmen sebagai driver, Imanuel Yolmen, Rafael Yolmen, Maria Yolmen. Tapi  6 penduduk Kampung Moi, Distrik Kimaam  yang jadi penumpang dia tidak kenal  identitasnya, ” katanya.

Ditambahkan, speed boat dan mesinnya telah berhasil ditemukan di Kampung Dokib Distrik Tubang. (ulo/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

5 hours ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

6 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

7 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

8 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

9 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

21 hours ago