

Danrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko, SIP saat meresmikan depot air minum yang ditandai pengguntingan pita di Kompleks Korem 174/ ATW, Kamis, (3/2). ( FOTO; Sulo/Cepos)
MERAUKE-Untuk memenuhi ketersediaan air minum bagi prajurit dan keluarganya, Korem 174/ ATW kini memiliki depot air minum sendiri dan diresmikan oleh Danrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko,SIP, Kamis, (3/2) kemarin.
Depot air minum ini berada dalam kompleks Mako Korem 174/ATW. Danrem Bangun Nawoko menjelaskan, keberadaan depot air minum ini bukan untuk mematikan pasar dari luar, tapi karena ini menjadi kebutuhan utama dan apabila bisa diproduksi sendiri maka akan membantu keluarga secara berkesinambungan.
‘’Misalnya, mungkin kalau dari luar harganya Rp 10.000 pergalon. Maka di sini harganya bisa antara Rp 3.000-5.000 pergalon. Katakanlah dalam kompleks ini kita butuh 200 galon air minum setiap harinya, maka dalam satu bulan banyak sekali efisiensi yang bisa kita dapatkan,’’ tandasnya.
Danrem menjelaskan, keberadaan depot air minum ini dalam rangka pengabdian Akmil 30 tahun, 1992. ‘’Dimana saya adalah Akmil 1992. Artinya, dalam 30 tahun pengabdian ini, saya ingin memberikan sedikit bagi prajurit dan keluarganya. Alhamdullillah, yang bersifat mobile kita resmikan di Batalyon 757/GV dan yang bersifat permanen, kita resmikan hari ini. Dan ini luar biasa, karena depot ini sangat keren lebih bagus dari rumah saya,’’ jelasnya.
Danrem juga menjelaskan, di bagian Selatan Papua Merauke, Mappi, Boven Digoel, dan Asmat hidup di tengah-tengah air. Tapi masyarakat kesulitan air, terutama air minum dan MCK. Bahkan, untuk prajurit dan keluarganya yang ada di dalam Mako Korem tersebut, mobil tangki tidak berhenti mengambil air dari luar untu kebutuhan MCK setiap harinya.
Mesin dari depot air minum yang digunakan tersebut, ungkap Danrem merupakan bantuan dari Unmus Merauke. Yang mana, air yang ditampung dalam bak yang disiapkan, diolah dalam mesin, hasilnya langsung menjadi air minum. Bahkan pada peresmian tersebut, Danrem Bangun Nawoko bersama prajurit dan anggota Korem 174/ATW langsung meminum hasil olahan dari mesin pengolah air tersebut. (ulo/tho)
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…