

Kasat Reskrim AKP Agus F. Pombos, SIK saat memperlihatkan kampak ukuran besar yang digunakan pelaku melakukan jambret kepada seorang warga saat dalam pengaruh minuman keras pada 29 Oktober 2021 lalu. (foto: Sulo/Cepos)
MERAUKE- Seorang pemuda di Merauke berinisial HK terpaksa berurusan dengan pihak penegak hukum. Pasalnya, pelaku yang mencoba menjambret warga dengan menggunakan kampak berhasil di ringkus Opsnal Reskrim Polres Merauke.
Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Agus F. Pombos, SIK, saat melakukan rilis atas perkara tersebut mengungkapkan bahwa kasus ini terjadi pada Jumat (29/10) sekitar pukul 05.30 WIT.
Berawal saat pelaku selesai minum minuman keras. Karena tidak punya uang lagi, tersangka yang dalam keadaan pengaruh minuman keras itu pergi ke jalan dengan membawa kampak ukuran besar. Saat melihat ada kesempatan dan bertemu dengan masyarakat yang sedang memegang HP kemudian pelaku langsung menodongkan kampak itu ke korbannya.
“Tidak hanya menodong tapi karena terdesak kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban. HP yang akan dirampas pelaku tersebut pecah. Pelaku sempat melarikan diri, namun Opsnal bekerja sama dengan KBO dan berhasil menangkap pelaku,” terangnya.
Tersangka beralasan baru kali ini melakukan jambret tersebut. Namun pelaku mengaku tidak mengenal korbannya. ‘’Jangan bikin lagi ya,’’ pinta Kasat Reskrim. Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat Pasal 365 ayat (2) ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. (ulo/tri)
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…