dr. Benedicta Herlina Rahagiar (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta Herlina Rahagiar mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Musim kemarau yang disertai kekeringan menyebabkan sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan polusi udara yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan.
Kadisnkes Benedicta Rahagiar mengatakan, masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak kebakaran sebaiknya tidak terlalu dekat dengan lokasi kebakaran. Warga juga dianjurkan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
“Kalau bisa masyarakat melindungi diri dengan menggunakan masker. Apabila merasa sesak atau mengalami gangguan pernapasan, segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat atau memeriksakan diri,” kata Benedicta Rahagiar ditemui di ruang kerjanya di Pusat pemerintahan Provinsi Papua Selatan di Salor, Kurik-Merauke, Selasa (1/9).
Page: 1 2
Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…
Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…
Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…
Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…
Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…
Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…