Categories: MERAUKE

Kebutuhan Rumah Tinggi, Tapi Banyak Warga Terkendala Administrasi

MERAUKE– Kebutuhan dan permintaan rumah tinggal  di Merauke ke ritel pengembang khususnya perumahan yang disubsidi oleh pemerintah cukup tinggi. Apalagi dengan kehadiran Provinsi Papua Selatan. Hanya saja, kendala  yang dihadapi sebagian besar masyarakat tersebut terkait kendala admniistrasi.

‘’Sebenarnya banyak masyarakat yang datang ke kita. Tapi, kita sebagai pengembang hanya menyiapkan perumahan. Sementara masalah pembiayaan disediakan oleh perbankan,’’ kata   Ikadaria, Staf DPD REI Papua Selatan yang juga staf administrasi dan finance pada PT Cakrawala Propertindo Jaya, saat ditemui di kantornya, Jumat  (31/5) kemarin.

    Ikadaria menjelaskan, kebutuhan masyarakat akan perumahan tersebut di Merauke masih sangat tinggi ditandai dengan masih banyaknya masyarakat Merauke yang tinggal di rumah-rumah sewa atau kontrakan.  Hanya saja, diakuinya, kendala yang dihadapi oleh masyarakat  untuk memiliki rumah subsidi dari pemerintah tersebut terkait dengan masalah administrasi.

‘’Masyarakat kita yang tinggal di rumah sewa atau kontrak, rata-rata berpenghasilan di bawah UMR. Banyak yang datang ke kami, untuk mendapatkan rumah subsidi dari pemerintah tersebut. Hanya saja, kami ini  sebagai pengembang hanya menyediakan  fasilitas. Sedangkan pembiayaan ditanggung  oleh pihak bank. Artinya, persyaratan untuk  bisa memiliki  rumah  subsidi tersebut antara masyarakat dan pihak bank,’’ katanya.    

‘’Ya, di satu sisi untuk pihak bank, mungkin ada  ketentuan-ketentuan standar yang harus dipenuhi oleh seorang warga  untuk memiliki rumah subsidi  dari pemerintan  tersebut. Misalnya, mungkin punya pekerjaan tetap yang bisa membiayai keberlangsungan cicilan rumah subsidi itu sampai selesai,’’ jelasnya.

Sebab, lanjut  Ikadaria, saat ini untuk rumah sewa atau kontrak, rata-rata  sudah berkisar antara  1,2-1,5 juta perbulan. Tergantung besar dan fasilitas  dari rumah kontrakan atau sewa itu.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Tukang Bakso Keliling Ditikam OTK di Kampung Karujaya, Pelaku Langsung Kabur

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino H. Rumambi, S.H., M.H., mengatakan pihaknya…

14 minutes ago

Polres Keerom Kembali Musnahkan Ganja

Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Rony Romy Samori menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari…

1 hour ago

Pemprov Papua Dorong 50 Persen Bahan Baku dari Lokal

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…

2 hours ago

Ditinjau Tim dari Menko Polhukam, 333 Rumah Terdampak Konflik Sosial Bakal Terealisasi

Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…

3 hours ago

BPS Jayawijaya Memastikan Inflasi September 2026 Mencapai 3.28 Persen

Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…

4 hours ago

Tujuh Dokter UGD RSUD Boven Digoel Mogok, Pemkab Tarik Empat Dokter Puskesmas

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel Adolof Andatu, Amd, Kep, SKM. ketika dikonfirmasi media ini…

5 hours ago