

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyerahkan bantuan sembako kepada Faris Kaidon (53) warga Merauke yang dipulangkan dari Samarinda Kalimantan Timur Minggu (29/6) kemarin.(foto:Sulo/Cepos)
“Kalau Ada Susu dan Madu di Sini Mengapa Harus Cari Jauh-jauh” Yoseph Bladib Gebze
MERAUKE– Faris Kaidon, warga Kabupaten Merauke ini boleh bernapas legah. Pasalnya, setelah 15 tahun tak ada kabar dan terkatung-katung di Samarinda, Kalimantan Timur, ia bisa kembali ke tanah kelahirannya di Merauke dan bertemu kembali dengan keluarganya Minggu (29/6).
Bahkan Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze langsung menemui yang bersangkutan di rumah kakaknya di sekitar Mangga Dua, Kelurahan Kelapa Lima Merauke. ‘’Saya sangat berterima kasih atas perhatian dari bapak bupati yang sudah membantu memulangkan saya,’’ kata Faris saat menyalami orang nomor satu di Merauke.
Dikatakan, pemulangan yang dilakukan ini sebagai salah satu bentuk perlindungan yang diberikan pemerintah daerah terhadap setiap warga. ‘’Kita berupaya untuk memberikan perlindungan kepada warga kita, walaupun jauh di rantau orang. Yang penting ada informasi yang sampai kepada kita, pasti kita dengan segala daya dan upaya yang kita miliki di daerah,’’ kata bupati Yoseph didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Juliana K. Kahol.
Bupati menjelaskan bahwa saat ini di Merauke telah tersedia banyak peluang kerja dan berharap dengan pengalaman yang sudah dimiliki dapat diterima bekerja. “Kalau ada susu dan madu di sini, mengapa harus cari jauh-jauh,’’ katanya.
Faris kemudian menceritakan bagaimana dirinya bisa sampai di Kalimantan Timur. Awalnya, kata Faris, dirinya telah bekerja di PT Korindo Group. Kemudian dia ikut dengan temannya Bernama Syamsudin ke Kalimantan dan bekerja di PT Agro Mas.
Namun tidak bertahan lama dan keluar dari perusahaan tersebut. ‘’Saya sempat kerja di perusahaan Batu Bara, tapi baru 2 bulan bekerja di sana ternyata perusahaan illegal,’’ katanya.
Mulai dari sini, Faris mengaku mulai terlunta-lunta. Tidak punya pekerjaan. Kemudian di awal 2025, Faris bertemu dengan anak-anak asal Papua Selatan yang sedang kuliah di Samarinda, Kalimantan Timur. Lalu mahasiswa tersebut membawanya ke salah satu orang Papua asal Fakfak.
Page: 1 2
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, dari total 41 orang yang diamankan,…
Gubernur Papua Pegunungan memastikan telah membuat laporan polisi ke Polres Jayawijaya atas informasi hoaks yang…
Jalannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dasar (SD) di Kampung Wumuka, Distrik Mimika Barat…
Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah turun gunung ke Kabupaten Mimika untuk menjaring aspirasi…
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama seksi infrastruktur melakukan peninjauan pembangunan akses jalan,…
Selain itu, Apolo juga mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dan turut serta dalam pembangunan…