Categories: KEEROM

Rapat Pleno, Panpel dan Panwas Tetapkan 12 Nama Balon anggota MRP

KEEROM- Panitia Pemilihan (Panpel) Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) periode 2023-2028 Kabupaten Keerom telah menetapkan 12 nama Bakal Calon (Balon) dari perwakilan adat dan perempuan yang akan diajukan pada tingkat provinsi.

Nama-nama bakal calon anggota MRP periode 2023-2028 Kabupaten Keerom telah ditetapkan dalam rapat pleno penetapan yang dilaksanakan di Hotel Grand Arso pada 21 Maret.

Ketua panitia pemilihan, Trisiswanda Indra mengatakan, sebelum rapat pleno penetapan bakal calon, panitia telah melalui berbagai proses, termasuk membuka pendaftaran sejak 13 Maret hingga 21 Maret.

Dia membeberkan, saat proses pendaftaran, perwakilan tokoh perempuan yang mengambil formulir sebanyak 19 orang. Kemudian yang mengembalikan formulir 15 orang. Kemudian untuk tokoh adat, yang mengambil formulir 27 orang, namun yang mengembalikan formulir hanya 13 orang.

Setelah panitia pemilihan bersama tim panitia pengawas melakukan pleno verifikasi berkas kelengkapan dokumen, dari tokoh perempuan yang mengembalikan formulir 15 orang, hanya 4 diantaranya yang dianggap memenuhi persyaratan lengkap.

“Setelah kita lakukan validasi, kita nyatakan 4 yang lolos dan dinyatakan lengkap untuk perwakilan tokoh perempuan. Demikian juga untuk tokoh adat, dari 13 yang mengembalikan formulir dan setelah kita lakukan validasi, hanya 8 orang yang berkasnya lengkap,” ungkap Indra kepada awak media.

Indra menegaskan, selama proses penjaringan, panitia bekerja sesuai dengan peraturan daerah provinsi Papua nomor  5 tahun 2023 tentang tata cara pemilihan anggota MRP Provinsi Papua periode 2023-2028.

“Panitia provinsi juga sudah menyampaikan syarat-syarat pendaftaran, jadi ketentuan dalam pleno salah satu persyaratan saja tidak lengkap itu sudah dinyatakan gugur,” ujar Indra.

Indra menuturkan, wilayah Kabupaten/Kota hanya diberikan mandat untuk melakukan seleksi bagi perwakilan tokoh adat dan perempuan. Sementara tokoh agama menjadi rana di tingkat provinsi.

“Perlu saya sampaikan bahwa wilayah Keerom ini masih pada wilayah 1 bersama Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura. Kemudian tokoh agama nanti dilakukan pemilihan di tingkat provinsi, karena kabupaten/kota hanya melakukan seleksi untuk tokoh adat dan perempuan saja,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Panwas, Krispinus Bidi SVD, mengatakan, seluruh tahapan yang telah dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada.

Dirinya menegaskan, jika nama-nama yang dinyatakan berkasnya lengkap dan lolos pada tahapan berikutnya, mereka yang  benar-benar memenuhi syarat.

“Dalam pendaftaran, memang hampir semua keterwakilan dari distrik, tapi pada saat mengembalikan berkas, itu tidak lagi melihat utusan distrik atau wilayah adat, tapi mereka yang benar-benar memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan. Dan dari hasil pendaftaran dan seleksi itu, kita bisa menghasilkan adat 8 orang dan perempuan 4 orang,” tutupnya. (eri/tho).

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: KEEROMMRP

Recent Posts

Pelaksanaan PSN Tetap Terkawal di Tengah Memanasnya Film Pesta Babi

Wakil Komandan Kodaeral XI, Laksma TNI Wawan T. Atmaja, turut mendampingi meninjau langsung lahan ketahanan…

27 minutes ago

HIV Masih Tinggi, Tak Bisa Hanya Ditangani Nakes

Ketua Pelaksana Harian KPA Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan penanganan HIV tidak bisa hanya dilakukan…

57 minutes ago

Persiapan Kembalikan Massa, Pemkab Lanny Jaya Siapkan Prosesi Adat Lepas Panah Secara Budaya

Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya memastikan akan mempersiapkan mobilisasi massa kembali.  Bupati Lanny Jaya Aletinus Yigibalom…

1 hour ago

Tan Monj Terpilih Diharapkan Jadi Duta Wisata Daerah

Kegiatan budaya tahunan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, bersama sejumlah pejabat…

2 hours ago

Libatkan Sekjen KNPB Untuk Paparkan Materi Manajemen Konflik

Kehadiran Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dalam kegiatan Latihan Kader Kepemimpinan (LKK) tahun 2026 yang…

2 hours ago

Efisiensi Anggaran Diprediksi Picu Penurunan Hewan Kurban

Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Papua melalui Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam menyatakan bahwa hingga saat…

3 hours ago