Yordan Serontou saat memberikan keterangannya, Rabu (20/8). (foto:Istimewa)
KEEROM – Keluarga besar Bupati Keerom, Piter Gusbager, melayangkan peringatan keras kepada Panji Agung Mangkunegoro. Peringatan ini diberikan menyusul maraknya tuduhan korupsi tanpa bukti di media sosial yang dinilai sengaja dibuat untuk merusak nama baik bupati.
Melalui rilis pers pada Kamis (20/8), perwakilan keluarga, Yordan Serontou, menyatakan bahwa serangan dan pembunuhan karakter di ruang digital ini sudah melampaui batas wajar.
Yordan mengingatkan bahwa Piter Gusbager adalah pejabat negara yang martabatnya dilindungi oleh hukum, sehingga penggiringan opini tanpa fakta ini merupakan bentuk pembusukan karakter.
“Jika memang ada indikasi atau dugaan pelanggaran yang disertai bukti-bukti kuat dan lengkap, silakan tempuh jalur hukum yang berlaku,” ungkap Yordan dalam rilisnya, Rabu (20/8).
“Jangan bertindak seenaknya dengan membangun opini liar dan memprovokasi masyarakat melalui media sosial,” tegas Yordan.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…