

Tampak suasana apel pagi di halaman Kantor Bupati, Senin (18/9). (FOTO:Eryck / Cepos)
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., menegaskan kepada seluruh ASN Kabupaten Keerom untuk bijak dalam menghadapi pesta demokrasi serentak di tahun 2024 mendatang.
Bupati Gusbager mengingatkan agar ASN tidak terlibat dalam politik praktis. Sebab secara aturan, ASN dilarang keras terlibat politik praktis.
“Saya tegaskan, karena kita sedang masuk pada masa-masa menuju pesta demokrasi. Tahapan-tahapan menuju kesana sedang berjalan,” ungkap Bupati Gusbager, Senin (18/9) pagi kemarin.
“ASN dilarang keras untuk politik praktis, sekali lagi ASN dilarang keras terlibat politik praktis. Kerjakan saja bagian tugas dan fungsi yang melekat pada bapak ibu,” sambungmya.
Apalagi menurut Bupati, ada oknum-oknum ASN yang ikut menjadi provokator dengan menghasut masyarakat dengan opini-opini kepentingan pribadi.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu meminta kepada seluruh ASN untuk fokus menjalankan tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tegaskan ASN harus tetap fokus dengan tugas dan fungsinya. Sekali lagi ASN untuk tetap fokus pada tugas dan fungsinya. Sehingga dengan demikian pelayanan bapak ibu berhasil dan bisa dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Keerom Trisiswanda Indra juga mengingatkan seluruh ASN Kabupaten Keerom untuk tidak terlibat dalam politik praktis jelang Pemilu serentak tahun 2024 mendatang.
“Saya ingatkan kepada seluruh ASN untuk terus bekerja melayani masyarakat, dalam menjelang tahun politik ASN harus netral dan tidak terlibat politik praktis berdasarkan amanat UU No. 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara yang menyebutkan bahwa ASN dilarang menjadi anggota atau pengurus partai politik,” ungkap Sekda.
Menurut Sekda, sanksi bagi ASN yang terbukti terlibat politik praktis atau tidak netral dimulai dengan penahanan gaji sampai dengan pemberhentian dengan tidak hormat.”Saat ini saya telah mengantongi sejumlah nama ASN Pemkab Keerom yang dilaporkan terlibat politik praktis dari institusi penyelenggara pemilihan umum,” pungkas Sekda Indra. (eri/ary)
Pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Kota Jayapura, kecolongan. Enam orang tahanan kasus…
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…