Categories: KEEROM

KNPI Keerom Minta Polda Selidik Tambang dan Pembalakan Liar

KEEROM – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Keerom menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Papua atas langkah tegas dan kepeduliannya dalam menangani penambangan liar serta pembalakan liar yang terjadi di wilayah Kabupaten Keerom.

Baru-baru ini, Polda Papua mengungkap kasus dugaan penambangan ilegal di Kampung Kalipur, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom. Tim penyidik mengamankan 9 orang, 6 di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk 4 warga negara asing asal China.

Ketua KNPI Keerom, Yan Christian May mendesak dan meminta Polda Papua untuk membuka dan menindaklanjuti seluruh kasus serupa di seluruh wilayah Kabupaten Keerom.

“Menindak tegas oknum-oknum yang terlibat, baik perorangan maupun kelompok, tanpa pandang bulu,” ungkap Yan kepada Cenderawasih Pos, Jumat (12/9).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Publik Menati Kinerja Staff Khusus

Kossay menyebut peristiwa ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi sarat makna strategis yang memunculkan beragam…

59 minutes ago

Diduga Bodong, Mobil Oknum Anggota TNI Diamankan

‘’Yang dia berikan kepada kami foto copy STNK. Aslinya tidak ditunjukkan. Kemudian BPKB juga tidak…

2 hours ago

Menteri Pigai Jangan Bangga, Banyak Kasus HAM Papua Tak Tuntas

Kepada wartawan di Universitas Cenderawasih (Uncen) pada, Senin (20/1/2026) pria yang akrab disapa Pigai itu…

3 hours ago

Kejati Papua Barat Tahan Dua Tersangka Korupsi Dermaga Marampa

Nilai proyek pembangunan dermaga apung Marampa tahap IV yang tercantum dalam daftar pelaksana anggaran (DPA)…

4 hours ago

Purbaya: Perusahaan Asal Tiongkok Siap-siap

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bakal melakukan sidak terhadap perusahaan baja asal Tiongkok…

5 hours ago

Potongan Fee Proyek Merupakan Penyakit Lama

Maidi diduga terlibat dalam kasus dugaan fee proyek serta penyimpangan dana Corporate Social Responsibility (CSR).…

9 hours ago