Ia mengingatkan seluruh guru dan kepala sekolah untuk tidak main-main dalam mengurus pendidikan di Kabupaten Keerom. “Saya tidak ingin ada laporan guru tidak berada di tempat. Kepala sekolah yang atur-atur, saya akan copot,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga menyatakan bahwa mereka akan menata kembali penempatan ASN di kota. “ASN yang numpuk kita akan kirim ke sekolah-sekolah. Tenaga pendidikan yang menumpuk akan kita sebar di seluruh Keerom,” ucapnya.
Kepala SD Negeri Kriku, Stevanus Samber, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian Bupati terhadap pendidikan. “Luar biasa Pak Bupati, beliau memperhatikan pendidikan di Kabupaten Keerom, beliau orang hebat,” puji Stevanus.
Stevanus menjelaskan bahwa SD yang berdiri sejak tahun 2000 ini, kini memiliki 18 siswa, 9 guru. “Dengan adanya motivasi dari Bapak Bupati, kita giat bekerja untuk memajukan pendidikan di wilayah pinggiran,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Terkini, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…
Kondisi ini terkadang membuat seseorang merasa tidak enak hati untuk menyampaikan kepada keluarga di kampung…
Kebijakan itu dipertimbangkan sebagai langkah antisipatif untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) apabila situasi…
Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 berhasil mengamankan lima orang yang diduga menjadi penghubung sekaligus…
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Jayapura Yunus Wonda, bersama Wakil Bupati Jayapura Haris R. Yocku serta…
Saat razia berlangsung, petugas memberhentikan sebuah kendaraan jenis Mitsubishi Triton berwarna silver dengan nomor polisi…