

Piter Gusbager S.Hut., MUP. ( FOTO: Erik / Cepos)
KEEROM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom menyerahkan 20 ekor sapi kurban pada perayaan Idul Adha 1443 Hijriah, Tahun 2022. Hal itu disampaikan Bupati Keerom, Piter Gusbager S.Hut., MUP., kepada Cenderawasih Pos, Jumat (8/7).
Kata Bupati Keerom, 20 ekor sapi tersebut diserahkan kepada masjid-masjid di Kabupaten Keerom serta mitra pemerintah.
Pada momentum perayaan Idul Adha tahun ini, Bupati Keerom memberikan ucapan selamat Idul Adha kepada para umat yang merayakannya, khususnya bagi umat Muslim di Kabupaten Keerom.
‘Pertama saya sampaikan selamat kepada umat Islam Kabupaten Keerom dan semua sahabat keluarga, teman-teman kita yang merayakan Idul Adha, selamat merayakan,” ungkap Bupati via telepon selulernya, Jumat (8/7).
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu juga berharap, semoga di hari Idul Adha kali ini bisa bermakna bagi para umat Muslim di Kabupaten Keerom serta bagaimana hidup bermasyarakat dan berbangsa.
“Semoga Idul Adha ini benar-benar memberikan makna dalam kehidupan iman ketaqwaan kita terutama bagaimana kita berkurban mengikuti teladan nabi yang berkurban untuk saling membantu satu sama lain dalam bermasyarakat, berbangsa di tengah-tengah kesulitan hari ini terutama pasca pandemi Covid-19,” ujarnya.
“Banyak masyarakat kita yang belum bangkit dari kesulitan ekonomi. Pemerintah sedang berusaha untuk memperhatikan orang lemah dan kurang beruntung dan kita pupuk persaudaraan, toleransi sesama anak bangsa di Kabupaten Keerom,” pungkasnya. (eri/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…