Ia menjelaskan bahwa luas wilayah kabupaten Keerom kurang lebih 9.000 km2 tidak sebanding dengan APBD Keerom yang begitu kecil. Hal itu tentunya belum bisa menjawab tantangan geografis, tantangan sosial-politik dan budaya di wilayah Keerom.
Kata Bupati Gusbager, hanya dengan pemekaran Distrik dan kampung dapat membuka peluang untuk menambah dana DAU Kabupaten Keerom. “Dana DAU Pemerintah Kabupaten Keerom sudah 15 tahun terakhir mentok di 400 miliar, maka dengan pemekaran kampung dan distrik dapat menaikan DAU,” ungkapnya.
Bupati Gusbager itu juga menuturkan bahwa selain 3 distrik di bagian perbatasan, distrik lainnya seperti Arso, Arso Timur, Skanto, Senggi, Waris, dan Keisnar juga berpotensi dapat dimekarkan karena memiliki wilayah yang sangat luas. (eri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengadilan Militer III-19 Jayapura sebagai salah satu penyelenggara peradilan di tingkat pertama mempunyai tugas untuk…
Kepala Kejaksaan Negeri Merauke Dr. Paris Manalu, SH, MH, didampingi Kepala Seksi Pemulihan Aset Arief…
Saat ini, Pemerintah Kota Jayapura telah melantik sebanyak 26 pimpinan OPD sebagai pejabat definitif. Namun…
Plt Kepala PELNI Cabang Merauke Sandi mengungkapkan, KM Tatamailau yang tiba dan sandar di Dermaga…
Untuk itu, Rustan Saru meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura agar segera melakukan evaluasi menyeluruh…
Ketua Panitia Pelaksana Soleman Jambormias didampingi Wakil Ketua dan Sekretaris Panitia kepada wartawan mengungkapkan, Sidang…