

Kondisi pintu masuk ke Goa Jepang, salah satu obyek wisata perang dunia 2 di Biak Numfor.
BIAK–Banyak obyek wisata di Kabupaten Biak Numfor, yang tersembunyi, yang mengetahui hanyalah guide. Hal itu dikatakan Ketua Himpunan Pemandu Pariwisata Indonesia (HPPI) Kabupaten Biak Numfor, Boy Ronsumbre kepada Cenderawasih Pos Sabtu,(27/5).
Kata dia, mengapa pihaknya enggan mengekspose obyek wisata tersebut karena dinas pariwisata dan pemerintah daerah selama ini tidak melibatkan pihaknya dalam perumusan kebijakan, program dan anggaran pengelolaan obyek wisata di Kabupaten Biak Numfor.
Dia enggan menjelaskan, lokasi obyek wisata yang tersembunyi itu di Kabupaten Biak Numfor.
Dalam pengelolaan obyek wisata di Kabupaten Biak Numfor, bupati harus memanggil dan melibatkan para guide. Dan juga mengalokasikan anggaran kepada para guide untuk menciptakan obyek wisata baru yang selama ini tersembunyi.
Menurut dia, selama ini anggaran pengelolaan obyek wisata diberikan kepada orang yang tidak berkompeten dan tidak mempunyai pengalaman di dunia pariwisata. (ren/tho)
Sejumlah mama Papua datang dari berbagai Distrik di Kota Jayapura mengenakan sandal jepit, menggandeng…
Pemerintah Provinsi Papua menyatakan produksi telur ayam di empat kabupaten kini telah melampaui kebutuhan harian…
Para pengelola pantai dan penyedia jasa penyewaan pondok wisata kini harus menelan pil pahit…
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, M.S.C., Uskup…
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J. Nahumury, mengatakan Festival Port…
Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM)…