

Petugas dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan perikanan (PSDKP) Stasiun Biak dan petugas dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Biak memantau pelelangan ikan hasil illagal fishing Senin (26/5) kemarin. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
PSDKP Stasiun Biak Akan Lelang Kembali Rabu (28/5) Lusa
BIAK NUMFOR – Upaya melelang 5.000 kilogram ikan hasil tangkapan ilegal fishing di perairan utara Pasifik Pulau Biak pada Senin (26/5) kemarin menemui kegagalan. Meski telah dipublikasikan luas melalui media sosial dan website lelang.go.id, lelang yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Biak ini tidak membuahkan hasil.
Decky Reinald Sibi, S.St.Pi, Ketua Tim Kerja Penanganan Pelanggaran dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan perikanan (PSDKP) Stasiun Biak, menjelaskan detail di balik kegagalan lelang tersebut.
“Jadi tadi jam 1 siang waktu servernya di pusat, pada saat kita buka lelang, teman-teman dari KPKNL juga datang kita sama-sama di ruang rapat di PSDKP Biak,” ujar Decky. Ia melanjutkan, “Ternyata ada satu yang melakukan pendaftaran, cuma tidak melakukan penawaran yang muncul di aplikasi. Hasil lelang itu tidak ada penawaran.”
Sebanyak 5 ton ikan, yang terdiri dari jenis tongkol, tuna, dan ekor kuning, saat ini masih tersimpan dalam palka Kapal FB Yanred 293, kapal asing penampung ikan hasil illegal fishing yang disita. Batas akhir penawaran pada 26 Mei 2025 pukul 13.00 WIT telah berlalu tanpa adanya penawaran yang masuk. Harga limit lelang ikan ini ditetapkan sebesar Rp 45 juta, dengan uang jaminan penawaran Rp 4,5 juta.
Page: 1 2
Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…
Menurut Anthon, penetapan tersangka yang dilakukan setelah penggeledahan dan kemudian dilanjutkan dengan pelimpahan berkas perkara…
Dari rekaman suara selama 13,56 menit yang tersebar terdengar jelas jika Wesley nampak ikut berduka…
Ada sejumlah rute dan salah satunya menuju Mamberamo Raya. Ya jika hanya mengandalkan pesawat tentu…
Paru-paru basah atau pneumonia merupakan infeksi pada jaringan paru-paru yang menyebabkan kantung udara terisi cairan…
Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan lebat selama beberapa hari yang dipicu Topan Maysak mengakibatkan banjir…