Categories: BIAK

Tiba Biak, 3 Penumpang dari Jayapura Langsung Dikarantina

Sebanyak 196 warga Biak yang tertahan di Jayapura akibat lockdown  ketika tiba menggunakan KMP Sabuk Nusantara 29 di Pelabuhan Biak, Rabu (24/6) kemarin. ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Sebanyak  196 warga Biak yang tertahan di Jayapura akibat dampak dari lockdown tiba di Pelabuhan Biak dengan menggunakan KMP Sabuk Nusantara 29, Rabu (24/6) kemarin. Dari 196 penumpang itu ditemukan tiga diantaranya reaktif rapid test dan langsung dikarantina oleh Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covi-19 Kabupaten Biak Numfor. 

   Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Biak Numfor Fransisco Olla, S.Sos saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos membenarkan adanya tiga penumpang yang reaktif rapid test. Ketiga penumpang yang reaktif tersebut diketahui setelah memperlihatkan surat rapid testnya ketika dilakukan pemeriksaan oleh tim KKP Biak. Artinya pemeriksaan rapid test sebagai kelengkapan lampiran surat jalan dilakukan di Jayapura.  

  “Yang tiga orang penumpang ini diketahui reaktif ketika memperlihatkan hasil surat rapid testnya ke petugas KKP di Pelabuhan Biak, ya mereka langsung dikarantina. Jadi rapid test itu dilakukan di Jayapura, dan ketika mereka turun hanya memperlihatkan surat hasil rapid testnya,” katanya. 

   Sementara KMP Sabuk Nusantara 64 dan 94 yang dikerahkan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menjemput warga Biak yang terkena dampak lockdown  di Jayapura rencananya tiba, Kamis (25/6) hari ini. Kedua kapal perintis itu dikerahkan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor ke Jayapura karena belum adanya kapal putih (kapal besar) yang diizinkan membawa penumpang secara reguler.

   “Dua kapal Sabuk Nusantara, yakni Sabuk Nusantara 64 dan Sabuk Nusantara 94  yang dikerahkan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor membawa ratusan warga Biak dari Jayapura akan tiba Kamis besok (hari ini),” tandasnya. 

   Sekedar diketahui, hingga berita ini diturunkan KMP Masirei yang dikerahkan ke Nabire sudah tiba di Pelabuhan Mokmer Biak, Rabu (24/6) malam. Sebanyak 108 warga Biak yang sempat tertahan akibat lockdown di Nabire telah terangkut dan sudah tiba di Biak. 

   “KMP Masirei sementara menurunkan penumpang, secara keseluruhan kapal membawa 108 penumpang dan semuanya warga Biak yang terkena dampak lockdown di Nabire,” kata Fransisco Olla yang masih memantau langsung turunnya warga di Pelabuhan Mokmer saat dikomfirmasi Cenderawasih Pos via telepon selulernya.(itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

10 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

18 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

19 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

21 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

22 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

23 hours ago