

Suasana ekspos rapor pendidikan tahun ajaran 2024-2025 di Biak, Rabu (21/5) kemarin. (foto: Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor menggelar kegiatan Ekspos Rapor Pendidikan Tahun 2025 yang berlangsung di Biak pada Rabu (21/5). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Carter Rumbarar Kapisa, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan, serta pimpinan OPD dan jajaran Dinas Pendidikan Biak Numfor.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jimmy Carter Kapisa menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari visi dan misi kepemimpinan Kabupaten Biak Numfor dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan.
“Momentum ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi tolok ukur capaian dunia pendidikan yang akan terus dikembangkan melalui inovasi di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya lokal dalam sistem pendidikan. “Kita tidak boleh kehilangan identitas budaya asli Biak. Pendidikan harus tetap menjunjung tinggi nilai-nilai lokal dalam proses pembelajarannya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Biak Numfor Kamaruddin, S.Pd bersama Sekretaris Dikdaya Biak Jhon Sobuber, S.STP menyampaikan bahwa Rapor Pendidikan atau Indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan hak publik yang diatur dalam Permendagri Nomor 21, dan data yang disampaikan bersumber dari berbagai instrumen valid seperti Asesmen Nasional, data BPS, Dapodik, serta Aplikasi Arkas.
Page: 1 2
Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…
Meski kobaran api utama telah padam, otoritas keamanan setempat mengimbau semua pihak untuk tetap waspada…
Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan bahwa penataan UU Peradilan Militer perlu waktu paling lama 2…
RSUD Jayapura memastikan kebutuhan medis terkait bahan medis habis pakai sejauh ini masih dalam kondisi…
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut operator seluler belum sepenuhnya mematuhi ketentuan perlindungan…