

Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan didampingi Kasat Reskrim Polres Biak Iptu Tantu Usman. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Polres Biak Numfor berhasil mengungkap fakta mencengangkan di balik maraknya kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) di Biak. Ternyata, komplotan pelaku kejahatan ini jugalah yang selama ini gencar memprovokasi publik di media sosial, menyudutkan Polres Biak seolah tidak mampu menangani kasus kejahatan.
Kasat Reskrim Polres Biak Numfor, IPTU Dr. Tantu Usman, mengungkapkan modus operandi yang tak biasa ini.
“Yang mencengangkan adalah dari hasil tindak pidana yang bersangkutan modusnya salah satu circle atau komplotan mereka selalu mem-posting di media sosial bagaimana Polres Biak tidak mampu menangani kasus-kasus kejahatan klasik seperti pencurian dengan kekerasan yang marak terjadi di Biak. Mereka yang mem-posting kalimat-kalimat yang menyudutkan Polres Biak justru merekalah yang menikmati hasil dari aksi pencurian yang mereka lakukan tersebut,” tegas IptuTantu Usman, Selasa (20/5) kemarin.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan penyelidikan mendalam karena menduga adanya upaya propaganda terencana. Masyarakat diimbau untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam menyerap informasi di media sosial, serta tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi.
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan, SIK.,MH, juga menegaskan bahwa setiap pelaku Curas, meskipun masih anak-anak, hampir selalu kedapatan membawa senjata tajam di Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Dari cara melakukan tindak pidana sangat sadis,” tambahnya.
Page: 1 2
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…