Bupati Mansnembra secara tegas menekankan bahwa pelayanan rutin di berbagai faskes harus terus berjalan dengan peningkatan yang optimal dan berkala.
Penekanan Bupati pada kualitas layanan terwujud dalam instruksi tegasnya mengenai pemenuhan tenaga dokter. Ia menyoroti bahwa masih banyak faskes yang belum memiliki dokter, padahal keberadaan dokter adalah inti dari pelayanan medis.
Instruksi ini langsung ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Kesehatan Biak Numfor, Daud Duwiri, yang mengakui bahwa kekurangan SDM dokter, terutama di wilayah kepulauan, adalah kendala utama.
Saat ini, upaya darurat dilakukan dengan menempatkan 9 tenaga dokter dari Program Nusantara Sehat untuk mengisi kekosongan, terutama di Pulau Numfor. Namun, kekurangan masih terjadi di Kepulauan Aimando, Padaido, serta Puskesmas Bondifuar dan Kampung Bukor di daratan Pulau Biak.
Pemkab Biak Numfor berjanji akan terus berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menyiapkan strategi dan alokasi anggaran yang memadai agar kekurangan tenaga dokter ini dapat segera teratasi. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…