Sementara itu Gubernur Papua Pegunungan, Dr. (HC) Jhon Tabo, SE., MBA memberikan penghormatan khusus kepada masyarakat Biak dan wilayah Saireri atas peran historis mereka dalam membangun wilayah pegunungan Papua. Hal ini ia sampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) kerja sama antar daerah di Gedung KSL Biak, Rabu (16/7).
Gubernur Jhon Tabo mengenang masa kecilnya di Wamena, di mana guru-guru, tenaga kesehatan, hingga para camat yang mengabdi di wilayah pegunungan banyak berasal dari Biak dan Saireri.
“Saya ini hasil didikan guru dari Biak. Kalau bukan karena mereka, saya tidak akan ada di sini hari ini. Mereka cerewet tapi mendidik dengan cinta,” ujarnya.
Menurutnya, kerja sama lintas wilayah ini bukan dimulai hari ini, melainkan merupakan kelanjutan dari pengabdian puluhan tahun masyarakat Biak dan sekitarnya di tanah pegunungan. Kini, saat Papua Pegunungan telah berkembang pesat, ia mengajak masyarakat untuk tidak melupakan sejarah.(il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
DPR Papua menggelar rapat paripurna pembukaan penetapan rekomendasi DPR Papua terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ)…
Upaya pencarian terhadap korban yang hanyut di Kali Uwe beberapa waktu lalu belum usai. Di…
Menyikapi krisis kemanusiaan ini, Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya bergerak cepat mengambil peran ganda tidak hanya…
Komandan Kodaeral X Jayapura, Mayjen TNI (Mar) Sugianto, secara tegas menyatakan penghentian rencana pembangunan Dermaga…
Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Pangan setempat terus memastikan hewan kurban yang akan dipotong pada…
Menurut Abisai, pelaksanaan kurban bukan hanya menjadi bentuk ibadah dan kepedulian sosial kepada masyarakat, tetapi…