

Boy Ronsumbre
BIAK–Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Biak Numfor diharap memperhatikan perawatan dan pemeliharaan benda-benda peninggalan perang dunia II di Kabupaten Biak Numfor. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Himpunan Pemandu Pariwisata Indonesia ( HPPI ) Kabupaten Biak Numfor, Boy Ronsumbre ketika ditemui Cenderawasih Pos, Jumat,(16/6), kemarin.
Jika tidak ada perawatan dan pemeliharaan, maka benda-benda peninggalan perang II tersebut akan rusak, bahkan hilang diambil orang untuk kepentingan pribadinya.
Tidak hanya itu, Boy Ronsumbre juga minta perhatian serius dari Dinas Pariwisata untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Biak Numfor dengan mengelola obyek wisata yang memiliki nilai sejarah dan politik, sebab hal itu yang akan menarik wisatawan untuk datang.
Dalam mengembangkan pariwisata atau mengelolah obyek-obyek wisata di Kabupaten Biak Numfor, ia berharap Dinas Pariwisata dapat melibatkan pihaknya yakni para guide.
Sebab pihaknya memiliki pemahaman dan pengalaman tentang bagaimana mengembangkan pariwisata dan mendatang wisawatan mancanegara dari berbagai negara untuk berkunjung ke Kabupaten Biak Numfor.
“Yang datangkan kapal pesiar terbesar ke Indonesia dan Papua saya, hanya dengan modal 20 ribu rupiah, beli pulsa data chat dengan nakhoda kapal pesiar akhirnya mereka singga di pelabuhan Biak. Tidak ada satu orang pun di Biak yang naik ke atas kapal, kecuali saya karena dijemput langsung oleh nakhoda, saya naik duduk cerita dengan mereka kemudian turun kembali,”ungkapnya. (ren/tho)
Menurut Pangdam, jika tidak ada perubahan, peresmian akan dilakukan pada 5 Oktober mendatang. Khusus…
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Penegakan Peraturan…
Langkah yang dikemas melalui pendekatan humanis ini menyasar dua lembaga pendidikan, yakni SD Pigapu dengan…
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…