Categories: BIAK

Angin Kencang 30 Knot Paksa KM Sinabung “Tertahan” 13 Jam di Pelabuhan Biak

BIAK – Cuaca ekstrem di perairan Saireri mengakibatkan gangguan signifikan pada arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kapal penumpang KM Sinabung dilaporkan tertahan selama 13 jam di Pelabuhan Biak akibat embusan angin kencang yang mencapai kecepatan 30 knot, Selasa (13/1). Kondisi ini membuat kapal yang mengangkut ribuan penumpang tersebut tidak dapat keluar dari dermaga demi alasan keselamatan pelayaran.

Kepala Kantor Pelni Cabang Biak, Amin Amrullah, menjelaskan bahwa kapal yang membawa lebih dari tiga ribu penumpang penumpang ini semula dijadwalkan berangkat pada Selasa pukul 17.00 WIT.

Namun, karena risiko cuaca yang terlalu besar, kapal baru diizinkan lepas sandar pada Rabu (14/1) pagi pukul 06.30 WIT setelah kondisi angin mulai mereda. Upaya pelepasan kapal sebelumnya pun sempat terkendala meski telah mendapatkan bantuan pendorong dari kapal tugboat milik PT Pelindo.

Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket sebanyak 2.034 penumpang dari Biak, sementara penumpang yang turun di pelabuhan tersebut berjumlah sekitar 800 orang. Amin Amrullah memastikan bahwa penundaan keberangkatan ini akan berdampak pada jadwal perjalanan rute selanjutnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Masih Syok! Sulit Lupakan Kenangan Tinggal di Rumah yang Kini Telah Hangus

  Para ibu tampak lebih banyak berbaring dan beristirahat di dalam tenda. Sementara sejumlah bapak…

2 hours ago

Mitos atau Fakta, Terlalu Banyak Makan Kacang Goreng Bisa Menyebabkan Jerawat?

Pada dasarnya, kacang bukan satu-satunya makanan yang dapat dikaitkan dengan munculnya jerawat. Jerawat dipengaruhi oleh…

3 hours ago

Pemerintah Klaim Pengangguran Turun 4,65%

Dalam acara Kick Off Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Angkatan 4 yang digelar secara hibrida…

4 hours ago

Anggaran Podcast Kemenkop Capai Rp103 Miliar Dipertanyakan

Sorotan tersebut makin menguat lantaran realisasi anggaran tahun 2026 yang sebesar Rp72 miliar dilaporkan baru…

5 hours ago

Malaysia dan Brunei Bawa Kabut Asap Kalimantan ke ASEAN

Malaysia selanjutnya bersiap mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN. Menteri Luar Negeri Malaysia juga ditugaskan…

6 hours ago

Kepadatan Pengunjung Jadi Tantangan, Sepanjang Jalan rezeki Terus Mengalir

Memang, malam itu, santri asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini sedang menjalankan tugas untuk membersihkan sampah,…

7 hours ago