

Lot Yensenem, Ketua Tim Panitia Pemilihan DPRK (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK-Panitia Pemilihan DPRK Biak Numfor telah menetapkan tujuh orang nama untuk mengikuti seleksi selanjutnya di Provinsi Papua. Tujuh orang ini telah disaring dari 10 orang yang mengikuti tahapan seleksi administrasi.
Hal itu dikatakan oleh Ketua Panitia Pemilihan DPRK Kabupaten Biak Numfor, Lot Yensenem, SE.,M.Si di Biak, Senin (12/8). Kata Yensenem, awalnya ada 15 orang yang diikutkan, namun memang yang ditentukan berdasarkan SK Gubernur hanya 5 orang.
“Untuk DPRK mempunyai jadwal yang telah dijadwalkan secara menyeluruh, ada15 orang yang diikutkan, tapi yang ditentukan oleh SK Gubernur sebanyak 5 Orang, yang terdiri dari 1 Akademisi, 1 orang dari pemerintahan, dan dari masyarakat adat,” ungkap Lot Yensenem.
Diakui saat ini panpil DPRK Biak Numfor yang terdiri dari jajaran akademisi, pemerintahan dan masyarakat adat, sebelum menetapkan ketujuh nama yang akan diserahkan ke Pimpinan Daerah, pihaknya telah melaksanakan seleksi tertulis, seleksi pembuatan makalah, dan wawancara. Dari 10 orang yang mengikuti seleksi lanjutan itu, yang lulus tujuh orang, telah dinyatakan memenuhi standar kuota yang diisyaratkan.
“Saat ini panitia pemilihan sementara dalam proses menyiapkan pertanggungjawaban pelaporan. Yakni melaporkan seluruh tahapan yang telah berproses. Draft dari hasil seleksi tertulis sudah kami serahkan ke Pimpinan Daerah untuk dilanjutkan ke Gubernur,” ungkapnya.
Disisi lain, pihaknya terus menggenjot proses-proses pemilihan, dan selanjutnya akan menjadi kewenangan dari Panitia Seleksi DPRK. DPRK ini diketahui mekanisme pemilihannya memang lebih mengedepankan wawasan kebangsaan, visi misi, akademik hingga pengaruh dimasyarakat.
“Mereka (DPRK, red) sama-sama di Bulan Oktober dilantik bersamaan dengan para anggota legislatif yang dipilih melalui proses pemilu legislatif tahun lalu. Tambahan kursi di DPRD ini menjadi bukti perhatian pemerintah pusat,” pugkasnya. ( il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Edy T Sabhara menjelaskan untuk insiden jembatan yang putus…
Menurut Rocky, Dinas Pendidikan Kota Jayapura telah mengingatkan seluruh satuan pendidikan, mulai dari tingkat SD…
ubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menggelar pertemuan bersama Majelis Rakyat Papua (MRP) di Gedung MRP,…
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, pada 2026 mengalokasikan dana hibah sebesar Rp11 miliar untuk 500…
Dari total 46 lulusan tersebut, tercatat 22 murid berasal dari peminatan IPA dan 24 murid…