Selain itu, faktor cuaca, keamanan laut, hingga kesiapan tenaga kesehatan juga menjadi perhatian utama. Pemerintah daerah bahkan berencana menghadirkan pelayanan kesehatan langsung di lokasi upacara, sejalan dengan upaya memberikan pelayanan publik bagi masyarakat pulau.
Tak hanya menjadi momen seremoni, Pemkab Biak Numfor juga ingin menjadikan HUT RI ke-80 sebagai ajang promosi potensi wisata bahari dan kekayaan perikanan daerah.
“Momentum seperti ini bisa menjadi wajah baru Biak kita harus berani memberikan kehadiran Negara untuk masyarakat di kampung, kita telah melakukan sejumlah koordinasi pertama dengan panitia inti, selanjutnya teknisnya Pak Plt Sekda akan meninjau langsung lokasi didampingi sejumlah pihak. Kalau di kota sudah biasa, dan nanti itu-itu juga yang hadir, kami ingin masyarakat juga turut hadir langsung,” ujar Bupati Markus Mansnembra. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Penilaian itu disampaikan PAHAM Papua menyusul laporan polisi yang didaftarkan Mama Yasinta di Polda Metro…
Bagi masyarakat Kamoro, Karapao bukan sekadar selebrasi visual. Ini adalah poros warisan leluhur yang melilitkan…
Pemerintah Distrik Sentani terus bergerak melaksanakan program relokasi dan penataan ulang Pasar Lama Sentani, sebuah…
Menurutnya kejadian ini bermula saat beberapa warga sedang mencari ikan di sekitar Kali Ariyau sekitar…
Sengketa pergantian kepala kampung antara asosiasi 328 kampung dengan Pemkab Jayawijaya memasuki tahap akhir. Ya,…
Guna menjaga situasi kamtibmas yang ada di wilayah Kota Wamena, Polres Jayawijaya kembali melakukan razia…