

Tenaga Ahli Mensos Kunker ke Klasis Biak Timur, Barat dan Selatan
BIAK–Menindaklanjuti kerjasama Kementerian Sosial RI dengan Sinode GKI di Tanah Papua, Tenaga Ahli Menteri Sosial RI, Dr. Benhur Tomi Mano, M.Si, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Klasis Biak Timur, Biak Barat dan Biak Selatan.
Kunjungan kerja ke Klasis Biak Timur dan Biak Barat dilakukan Jumat,(9/6), sedangkan kunjungan kerja ke Klasis Biak Selatan tepatnya di Jemaat Bethel Maryendi, dilakukan Sabtu,(10/6).
Dalam kunjungan kerja ke Klasis Biak Timur dan Biak Barat, Benhur Tomi Mano menyerahkan bantuan stimulan pemberdayaan ekonomi, berupa ternak babi sedangkan ke Klasis Biak Selatan, Tomi Mano menyerahkan bantuan bahan makanan.
Kepada warga Jemaat GKI Bethel Maryendi Klasis Biak Selatan saat menyerahkan bantuan bahan makanan, Tomi Mano menjelaskan kerjasama Kementerian Sosial dan Sinode GKI di Tanah Papua dilakukan dalam rangka pemberdayaan ekonomi jemaat.
“ Untuk itu, saya dan ibu menteri sudah keliling di Tanah Papua, ke Waropen, Serui, Nabire, Kota Jayapura, Sarmi, Lanny Jaya, kita turun membangun ekonomi jemaat /rakyat melalui bantuan stimulan yang kita berikan,”ucap mantan Wali Kota Jayapura dua periode ini.
Dirinya minta kepada Klasis Biak Selatan dan Ketua Jemaat GKI Bethel Maryendi untuk bisa mengatur pembagian kepada warga jemaat yang diberikan sebagai bagian dari tali kasih persaudaran sebagai sesama anak Tuhan dan warga GKI di Tanah Papua.
“Biarlah berkat yang sedikit ini, kita menaikkan syukur kepada Tuhan untuk memberkati bapak dan mama-mama dan anak-anak di tempat ini,”ujarnya.(ren/tho)
Kapala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Kaleb Asso, S.Pd, M.Pd menyatakan pihaknya sudah melakukan pendataan kepada…
Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi tegas kepada SPBU 8499902 di kawasan SP2, Kabupaten Mimika, Papua…
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke Marwiah Ali…
Marthen mengatakan, aset Penjara Boven Digoel telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya. Namun hingga…
Langkah strategis ini diambil sebagai respons langsung atas temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)…
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyiapkan pengembangan cetak sawah baru seluas 1.000 hektar…