

BIAK-Jumlah tempat usaha, termasuk toko dan kios di Kabupaten Biak Numfor yang belum memiliki izin usaha tergolong masih cukup banyak. Dari pendataan yang telah dilakukan instansi terkait, dilaporkan tidak kurang dari 7.200-an kios dan toko. Hanya saja, dari jumlah sebanyak itu ternyata yang telah mengantongi izin tidak lebih dari 2.300.
Artinya, yang belum mengantongi izin usaha kurang lebih sekitar 5.000 tempat usaha. Dengan begitu, maka Pemerintah Kabupaten Biak Numfor setiap tahunnya kehilangan sumber-sumber pendapatan asli daerah yang cukup besar. Pasalnya, sumber-sumber PAD lainnya cukup banyak belum dikelola dengan optimal.
“Tempat usaha yang sudah dilaporkan ke saya jumlahnya ada 7.000-an, namun yang baru dilaporkan terdaftar baru sekitar 2.300. Nah, kalau dihitung-hitung maka tentu ini sangat merugikan dari sisi pengelolaan sumber pendapatan, karenanya kedepan semuanya harus ditertibkan,” ungkap Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap, S.Si, M.Pd.
Tak hanya tempat usaha, namun sumber-sumber pendapatan lainnya dinilai selama ini banyak kebocoran. Misalnya saja dari sumber pendapatan di penarikan retribusi parkir, penarikan retribusi pajak daerah dan sumber-sumber lainnya. Selain disebabkan masih adanya oknum petugas “nakal”, juga ada yang memang belum digarap dengan optimal.
“Selama ini memang Pemerintah Kabupaten Biak Numfor kehilangan miliaran rupiah dari sumber-sumber PAD, selain karena memang belum dikelola maksimal ternyata masih saja ada oknum petugas termasuk oknum ASN nakal di lapangan. Kedepan ini tidak boleh terjadi lagi dan harus ditertibkan,” tandasnya.
Pemerintah Kabupaten Biak Numfor juga kedepannya akan menertibkan penarikan retribusi dan pajak daerah, dimana instansi pemungut dan pengelola harus dipisahkan sehingga mudah dalam mengontrolnya.(itb/tri)
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terhadap Pasal 28 ayat (1) dalam Pasal…
Ketiga korban tewas ditembak di Jalan Trans, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, pada Senin, 20 Juli…
"Kami memantau setiap isu yang beredar, termasuk kabar keberadaan mereka di Serui, Boven Digoel, maupun…
Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke Rekianus Samkakai, S.STP, MAP, saat ditemui menjelaskan, insiden itu…
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jayapura yang juga Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo,…
Aksi nekat kedua pelaku digagalkan sebelum mereka sempat membawa kabur barang berharga milik korban. Warga…