

PENANGANAN SAMPAH. Pengangkutan sampah ke mobil bak sampah. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK-Bank Sampah di Biak, melalui keberadaan Sampah yang dapat didaur ulang perlahan menjadi perhatian berbagai pihak. Dandim 1708/BN Letkol. Inf. Marsen Sinaga, M.Han mengakui, pihaknya telah menyediakan tempat sampah khusus plastic di beberapa titik yang cukup ramai, seperti di Taman Kota, dan pinggir jalan.
Sampah plastik, yang ditampung melalui kotak sampah tersebut selanjutnya dibawa ke Bank Sampah. Dua Lokasi Bank sampah di Biak siap menampung sampah plastik maupun sampah kardus bekas, untuk kemudian diolah, dandikirim keluar. Tentu memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.
“Kita pernah lakukan aksi grebek sampah, dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 1.2 ton. Hasil dari sampah plastic ini kemudian diputar untuk kebutuhan sosial lingkungan yang dibutuhkan di Biak,” paparnya.
Kata Dandim pihaknya akan terus menambah fasilitas penampungan sampah plastic di beberapa titik seperti Pasar, tempat rekreasi/wisata, juga di sejumlah titik lainnya.
Tidak hanya jajaran TNI, jajaran Relawan Yayasan Budha Tzu Chi Biak juga melakukan aksi sama. Sampah plastic dan kardus bekas, diakui sudah dikumpulkan semakin banyak, dan dikirim keluar Papua, untuk kemudian diolah menjadi bijih plastic.
Wakil Kepala Kantor Penghubung Yayasan Budha Tzu Chi Robby Kurniawan mengaku, hampir sebulan sekali melakukan pengiriman keluar Papua untuk komoditi bahan plastic recycle dan kardus bekas.
“Kita mencoba untuk mandiri, dalam menggalang dana melalui tindakan kepedulian lingkungan. Dengan begitu, hasil dari pengolahan sampah ini bisa dimanfaatkan secara lebih untuk aksi kemanusiaan,” tandas Koko Robby. (il).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…