

Sejumlah pimpinan OPD dan ketua dan Forkompimda memberikan salam kepada Bupati dan Wabup Biak Numfor, Markus-Jimmy di Ruang Rapat DPRK Biak Numfor, Rabu (5/3) malam. (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
BIAK – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menghadapi tantangan besar setelah pemerintah pusat memangkas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp111,75 miliar.
Dalam pidato perdananya pada Rapat Paripurna DPRK Biak Numfor, Rabu malam (5/3), Bupati Markus Oktovianus Mansnembra menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program pembangunan dan pelayanan masyarakat melalui strategi refocusing anggaran.
Bupati Mansnembra menyampaikan bahwa meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan program-program prioritas yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia memastikan bahwa anggaran yang tersedia akan dikelola secara efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Salah satu fokus utama dalam refocusing anggaran adalah tetap menjalankan program bantuan sosial, termasuk bantuan duka bagi keluarga pasien yang meninggal di RSUD Biak Numfor dan pemberian BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan.
Page: 1 2
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…