Categories: BIAK

Kebutuhan Darah di Biak Meningkat Drastis

Capai 5.000 Kantong per Tahun

BIAK- Palang Merah Indonesia (PMI) Biak mencatat lonjakan signifikan dalam kebutuhan darah di wilayah tersebut. Jika pada tahun-tahun sebelumnya kebutuhan darah hanya berkisar 3.000 kantong per tahun, saat ini angka tersebut hampir dua kali lipat, mencapai 5.000 kantong darah setiap tahunnya.

Ferry Moningka dari PMI Biak mengungkapkan bahwa kondisi ini mendorong pihaknya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada para pendonor darah. “Kami siap memberikan pelayanan langsung di mana saja di Biak, termasuk mendukung instansi-instansi yang ingin menggelar kegiatan donor darah,” ujarnya, Senin (3/2) kemarin.

Menurut Ferry, terdapat kesenjangan yang cukup besar antara kebutuhan darah dan ketersediaan stok darah di Biak. “Kami sangat terbantu dengan kegiatan donor darah di instansi-instansi. Mengandalkan donor perorangan saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat,” tambahnya.

Oleh karena itu, PMI Biak berharap partisipasi aktif dari berbagai instansi, baik instansi vertikal, TNI/Polri, sekolah-sekolah, hingga BUMN/BUMD di Biak, untuk mengadakan kegiatan donor darah secara rutin. Hal ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah yang merata untuk semua golongan darah.

PMI Biak terus berupaya menjawab tantangan ini dengan memperluas jaringan donor dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah secara rutin demi menyelamatkan lebih banyak nyawa. (il/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Bertahun-tahun Tugas di Nusakambangan, Sempat Tegang Saat Tiba di Lapas Abepura

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…

37 minutes ago

Wali Kota Kembali Tegaskan Larangan Pungli di Sekolah

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…

2 hours ago

Satgas Mafia BBM Selidiki Kasus Modifikasi Tangki BBM

Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…

3 hours ago

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

4 hours ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

5 hours ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

6 hours ago