

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy. E Mambieuw, SpB. (Denny/ Cepos)
WAMENA – Dinas Kesehatan memastikan jika rencana peresmian fasilitas kesehatan yang rencanaknya akan dilakukan secara kolektif 12 Desember mendatang pada saat puncak acara HUT Kota Wamena merupakan bangunan fisik yang pembangunannya telah dilakukan sejak tahun lalu dan juga awal tahun ini,
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr. Willy. E Mambieuw, SpB menyatakan untuk Puskesmas yang di bangun tahun 2022 semuanya sudah siap untuk diresmikan plus Rumah sakit Pratama di Kimbim, sementara yang pembangunannya dilakukan pada tahun 2023 itu masih dalam proses pembangunan.
“Nanti kita resmikan itu adalah bangunan puskesmas yang dibangun sejak 2022 lalu dan belum di fungsikan,bersamaan dengan rtumah sakit Pratama di Kimbim,”ungkapnya Sabtu (25/11) saat ditemui di Wamena.
Ia juga mengaku untuk pembangunan yang dilakukan ditahun 2023 kemungkinan besar belum bisa untuk diresmikan, sebab sampai saat ini pengerjaannya belum selesai dilakukan, dan ada beberapa regulasi yang berubah sehingga itu berdampak pada tagihan pertama, kedua dan Ketiga dari pihak ketiga yang dipercayakan mengerjakan bagunan tersebut.
“ini yang menjadi kendala di tempat mereka bekerja, sehingga yang bisa kita pastikan untuk peresmian nanti itu hanya bangunan yang selesai dibangun tahun 2022 lalu,”beber kadinkes Kabupaten Jayawijaya
Kata dr Willy, untuk puskesmas yang rencananya akan di resmikan dalam waktu dekat ini di Distrik Ibele, Wadangku, Tagime, Rumah sakit Pratama dan Puskesmas Muliama, sementara untuk puskesmas yang dibangun tahun ini dari kementrian keseharan di beberapa distrik belum bisa dilakukan peresmian.
“4 Puskesmas dan 1 rumah sakit ini tahun 2023 ini sudah siap untuk diresmikan bersama dengan Kantor Bupati yang baru, ini yang kami dorong kepada pemerintah agar bisa dilakukan secara kolektif semuanya,”katanya. (jo)
Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…
Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…