Categories: LINTAS PAPUA

Temui Puluhan Pencaker: “Saya Datang untuk Memperbaiki, Bukan Menyalahkan”

WAROPEN – Suasana di depan Kantor Bupati Waropen pada Rabu pagi (21/01) tampak berbeda. Puluhan warga yang tergabung dalam kelompok tenaga honorer P3K mendatangi kantor bupati untuk menyampaikan aspirasi terkait kejelasan nasib dan status kepegawaian mereka.

Massa yang terdiri dari ibu-ibu, bapak-bapak, hingga pemuda tersebut datang menuntut keadilan. Beberapa menuntut kejelasan dari BKPL Waropen, karena mereka yang seharusnya sudah bekerja selama belasan tahun bahkan ada yang sejak tahun 2013 namun tidak lolos dalam tes.

Sementara sebagian lainnya mengakui mempertanyakan formasi yang tadinya ada kemudian tidak ada, serta ada sisipan pegawai pengangkatan K2 yang ternyata disinyalir terkendala. Serta masih banyak lagi aspirasi lainnya yang disampaikan kepada Bupati Waropen Drs. F.X Mote, yang saat itu juga didampingi Wabup Waropen Yoel Boari, Plt Sekda Bob Woriori, serta Kepala BKPL Waropen dan Eks Kepala BKPL Waropen.

Bupati Waropen menunjukkan sikap kesigapan yang tinggi. meski saat itu hujan deras mengguyur. Alih-alih menghindar, Bupati langsung turun menemui massa aksi untuk berdialog secara terbuka. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, ia mendengarkan setiap keluhan mengenai ketidaksinkronan data dan hilangnya kuota yang seharusnya tersedia.

Dalam arahannya, Bupati FX Mote, menegaskan bahwa ia tidak akan melepas tangan terhadap persoalan yang sebenarnya merupakan warisan dari periode sebelumnya.

“Saya ini pemimpin baru. Sekarang kami berdua (bersama Wakil Bupati) yang menanggung beban ini untuk kalian semua, mulai dari kelompok 18 orang, 270 orang, hingga yang sekarang. Ini sebenarnya tanggung jawab pemerintah sebelumnya, tapi karena pemerintahan itu berkelanjutan, kita tidak boleh saling menyalahkan,” ujar Bupati dengan tegas di hadapan massa.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kejati Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Boven Digoel

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut, Jumat…

7 hours ago

Wajib Menang Meski Banyak Celah

Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…

22 hours ago

Sama-sama Mabuk, Seorang Guru Dibacok Teman Minum

Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…

1 day ago

Tekanan Diplomatik di Forum PBB Momentum Emas Bagi Indonesia

Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…

1 day ago

​Perjanjian Roma dan New York Agreement Dianggap Cacat

Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…

1 day ago

16 Pejabat Baru Dilantik jelang 2 Tahun Prabowo-Gibran

Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…

1 day ago