

Bupati Dominggus Catue mengalungkan tanda peserta kepada dua perwakilan siswa marching band, Kamis (15/5). (foto:Mboik cepos)
SARMI– Bupati Sarmi, Dominggus Catue, melepas kontingan Marching Band dari SMAN 1 Sarmi dan SD Nurul Islam-Yapis Sarmi, yang akan mengikuti ajang bergengsi tingkat provinsi tahun ini. Acara pelepasan itu dilaksanakan di halaman SMAN 1 Sarmi, Kamis (15/5).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada pihak sekolah yang telah membina serta memberikan ruang kepada para siswa untuk berkembang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sarmi, kami ucapkan terima kasih kepada SMA Negeri 1 dan SD Yapis. Anak-anak kita hari ini berkesempatan belajar bagaimana tampil, bersaing, dan berinteraksi dengan teman-teman dari daerah lain. Ini adalah langkah besar menuju masa depan yang lebih baik,” ujar Bupati Catue.
Bupati berpesan kepada seluruh peserta untuk menjaga diri, kesehatan, dan membangun komunikasi yang baik selama kegiatan berlangsung.
“Jangan lupa berbagi cerita, pengalaman, dan pelajaran. Apa yang baik kalian temukan di sana, bawalah pulang ke Sarmi untuk ditularkan dan dikembangkan di sini,” tambahnya.
Bupati juga menegaskan bahwa para peserta yang mewakili sekolah masing-masing merupakan siswa-siswi terpilih dari sekian banyak yang ada, sehingga layak merasa bangga dan membawa semangat itu hingga ke arena perlombaan.
Page: 1 2
Menurut Gubernur, mekanisme penyampaian keluhan telah tersedia secara jelas di setiap fasilitas kesehatan, mulai dari…
Sanksi paling berat yang akan dijatuhkan adalah pencabutan izin trayek. Penegasan tersebut disampaikan langsung oleh…
Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, pihaknya telah mengantongi sejumlah nama yang…
Sebelum latihan dimulai, pelatih Rahmad Darmawan memperkenalkan Alexsandro kepada seluruh punggawa tim. Di hadapan nama-nama…
Ia mengatakan, kasus yang beredar di media sosial tersebut merupakan kejadian rujukan dari fasilitas kesehatan…
Awan kelam dari meninggalnya seorang ibu bernama Irene Sokoy bersama calon bayinya dirasa menjadi pukulan…