

Pj Bupati Sarmi Markus O Mansnembra SH MM bersama Tim Koordinator Investasi dan Kemaritiman Menkomarves mengunjungi Lokasi Pembangunan SKPT. (FOTO: Humas dan Protokoler)
SARMI-Penjabat Bupati Sarmi Markus O Mansnembra SH MM bersama tim Koordinator Investasi dan Kemaritiman Menkomarves dan juga didampingi oleh Staf Ahli Gubernur Papua, Pejabat Pegadaian dan Bank Indonesia, mengunjungi lokasi Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) di Nika Tidi, Kampung Arare, Jumat (8/9) lalu.
Dalam Kunjungan Tersebut Pj Bupati Sarmi Markus O. Mansnembra, SH., MM, menjelaskan bahwa dalam waktu dekat pemerintah daerah akan membangun Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT), dengan lokasi yang sudah disediakan kurang lebih tiga hektar.
SKPT ini kata Pj Bupati sama juga dengan tiga kabupaten lainnya yaitu Merauke, Biak dan Timika.
“Kita di Sarmi harusnya sudah jalan tetapi terkendala di persoalan tanah akibatnya kita di Sarmi tidak memiliki SKPT. Oleh sebab itu di kepemimpinan saya yang kurang lebih beberapa bulan kedepan ini, kita akan berupaya bersama dengan Dinas Perikanan Provinsi Papua dan Dinas Perikanan Kabupaten Sarmi.
Dengan potensi yang menjanjikan ini kita akan terus berkoordinasi agar pembangunan ini segera harus dibangun, dan tepat tanggal (19/9) nanti akan ada peletakan batu pertama dan penyerahan sertifikat tanah pembangunan SKPT kepada pemerintah daerah,” tutur Mansnembra.
Pj Bupati juga menambahkan tujuan dari adanya SKPT ini adalah untuk membangun dan mengintregasikan proses bisnis kelautan dan perikanan berbasis masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan.
Menurutnya untuk menggapai tujuan tersebut maka diperlukan sebuah strategi. Strategi SKPT antara lain, pembangunan dan pengembangan sarana prasarana kelautan dan perikanan secara terintegrasi, penguatan SDM dan kelembagaan agar kapasitas dan kompetensi menjadi lebih baik, dengan demikian tujuan kita dapat tercapai.
Pj Bupati juga mengajak kepada Pengurus Nelayan Lokal maupun Nusantara yang ada di Kabupaten Sarmi agar bisa memberikan dukungan partisipasi dalam parade perahu hias yang akan dilaksanakan pada pembukaan Festival Negeri 1000 Ombak di Holmafen. Menurutnya ada salah satu menteri yang akan hadir sehingga ini akan menjadi daya tarik bagi menteri yang akan menyaksikannya. (humas dan protokoler)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura menerbitkan peringatan dini terkait ancaman kekeringan…
Insiden yang terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026 tersebut berawal dari penyerangan pos keamanan di…
Penandatanganan nota kesepahaman yang sarat nilai historis tersebut berlangsung secara khidmat pada Sabtu, 22 Agustus…
Selama sepekan terakhir, wilayah Kabupaten Puncak, Papua Tengah, sempat dikepung asap tebal akibat kebakaran hutan…
Mereka juga membawa boneka serupa yang diberikan oleh Direktur Utama RSUP Dr Kariadi, Agus Akhmadi.…
Bambang menjelaskan, tepung jagung yang digunakan dalam inovasinya tidak bekerja secara tunggal. Tepung tersebut dicampurkan…