Ini dikatakan sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam hal akses terhadap air bersih yang layak dan berkelanjutan.
“Kami melihat kebutuhan air bersih di kampung ini masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, kami berusaha memberikan kontribusi nyata dengan membangun sumur bor yang dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh seluruh masyarakat di sini,” tambahnya.
Sebelum program ini dilakukan, tim Sattis 1 berdiskusi dengan warga dan terungkap bahwa kebutuhan air bersih menjadi sesuatu yang urgent. “Bantuan sumur bor ini akan memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup warga, baik dari sisi kesehatan, sanitasi, maupun kesejahteraan secara umum. Semoga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” harap Satria.
Ditambahkan bahwa sarana air bersih ini bukan satu-satunya di mana pihaknya juga melakukan hal yang sama untuk warga di Kampung Nafri. “Selagi kami bisa membantu kami akan upayakan menjawab apa yang menjadi keluhan mendasar masyarakat. Kami senang jika apa yang kami buat bisa bermanfaat bagi orang banyak,” tutupnya. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Saat ditemui, Melkias menegaskan kehadirannya bersama dua kepala suku di Mimika untuk mendorong koordinasi percepatan…
"Zakat, infak, dan sedekah adalah instrumen ampuh untuk membangun kesejahteraan sehingga kami mengajak masyarakat untuk…
Di sisi lain, THR bagi pekerja swasta belum ada informasi perihal pencairannya. Tetapi, jika menukil…
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, mengatakan kegiatan tersebut nantinya dilaksanakan melalui kerja sama dengan Badan…
"Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya yaitu pada hari Selasa, 17 Maret 2026, berupa…
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama Tabenak mengatakan para guru tersebut saat ini masih…