Disinggung soal abu jenazah, kata Miki setelah jenazah dibakar biasanya ada abu, dan abu ini nantinya dikumpulkan kemudian diletakkan di belakang honai perempuan. Lalu apabila semasa hidup almarhum pernah memiliki hutang maka hutang tersebut harus dibayarkan oleh keluarga yang masih hidup.
“Apabila tidak diselesaikan biasa ada karma yang akan diterima keluarga yang masih hidup,” ulas Miki.
Dan setelah semua proses ini dilakukan barulah semua bisa melepas beban dan tanggungjawab selama proses Warekma.
“Jadi sengaja saya paparkan lewat adegan langsung dan juga film untuk menceritakan kepada anak-anak generasi sekarang bahwa ada identitas yang harus selalu mereka ingat dan tak boleh dilupakan,” tutupnya (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Teka-teki kepemimpinan di Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih (Uncen) akhirnya menemui titik terang. Pihak rektorat resmi…
Papua Surgical Update (PSU) 2026 ini diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri dari dokter spesialis,…
Pares menyatakan, Komisi C secara penuh mendukung langkah tegas Pemkot Jayapura dalam menertibkan area pasar.…
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Ispiani…
Untuk memastikan roda organisasi dan pelayanan akademik tidak terhenti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan…
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mendorong pelayanan pertanahan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pelosok melalui…