Diversifikasi ini menunjukkan satu pola penting: bisnis Hartono selalu bergerak dari sektor stabil ke sektor masa depan. Berdasarkan data Forbes, total kekayaan Michael Bambang Hartono mencapai sekitar USD 18,9 miliar atau setara Rp320 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari strategi bisnis jangka panjang yang disiplin dan terukur. Lebih dari itu, warisan terbesar yang ditinggalkan bukan hanya kekayaan, melainkan sistem bisnis yang terintegrasi—mulai dari industri tradisional, perbankan, digital, hingga teknologi masa depan.
Jejak Hartono memperlihatkan satu hal penting: kekayaan besar tidak dibangun secara instan, melainkan melalui keberanian membaca momentum, konsistensi ekspansi, dan kemampuan beradaptasi. Dari pabrik rokok hingga ekosistem digital, imperium yang ia bangun kini menjadi salah satu tulang punggung ekonomi nasional. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Saat melakukan sidak itu, Sekda Yermias Ndiken didampingi Asisten III Setda Kabupaten Merauke yang merupakan…
Victor Mansaray bergabung dengan tim Mutiara Hitam pada putaran kedua liga. Namun, pada tiga pertandingan…
Dari pantauan Cenderawasih Pos di lokasi memasuki hari ke-5 pasca lebaran suasana di pantai Hamadi…
Satlantas Polresta Jayapura Kota AKP Muh Akbar, mengatakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kapolsek Sentani Timur IPTU Zeth Paundanan,membenarkan adanya peristiwa…
Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan normalisasi sungai di Kali…