Selain itu, perlunya berkolaborasi dengan semua pihak sampai dengan tahap edukasi. Tentang menata administrasi mereka, mental kewirausahaan yang harus dibina hingga memiliki tanggung jawab. Termasuk mendorong mereka untuk masuk ke sistem katalog.
“Sehingga ketika Otsus itu berakhir, kita menemukan anak-anak Papua yang mampu berusaha di bidangnya masing-masing,” kata Debora.
Sementara itu, awal mula Debora mendapat penghargaan adalah pihaknya memasukkan data-data pendukung hingga SK dari pimpinan daerah yang menunjuk dirinya untuk mengikuti seleksi tersebut.
Dari 38 provinsi yang diseleksi, terdapat lima perwakilan yang salah satunya adalah Debora. Dari lima perwakilan UKPBJ yang ada di seluruh Indonesia, diseleksi lagi hingga mendapatkan peringkat 1 hingga 3, dan Debora saat itu menduduki peringkat pertama Kepala UKPBJ berprestasi LKPP 2024. Kemudian disusul Kasman meraih peringkat 2 asal Sulawesi Selatan dan peringatkan ketiga Khaeruddin dari Sulawesi Tenggara.
Debora Salosa sendiri bekerja di Biro Pengadaan Barang dan Jasa sejak 20214, pernah menjabat sekertaris, kepala bagian hingga kemudian menjabat sebagai Kepala BPBJ Provinsi Papua hingga saat ini. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…