Categories: FEATURES

Mengabdi Tak Kenal Waktu, Tapi Hanya Digaji Rp 200 Ribu

Bedanya, mereka tidak mendapatkan jaminan kesejahteraan, tunjangan pensiun, maupun kepastian status kepegawaian. Di daerah terpencil, kondisi ini lebih menyedihkan. Guru honorer tidak hanya berjuang soal gaji, tetapi juga akses transportasi, minimnya sarana pendidikan, serta keterbatasan fasilitas hidup. Meski begitu, mereka tetap hadir di kelas, dengan semangat mendidik generasi penerus bangsa.

“Bila kita bandingkan, perbedaan antara gaji DPR beserta segala fasilitasnya dan guru honorer bagaikan langit dan bumi. Seorang anggota DPR bisa membawa pulang ratusan juta sampai miliaran rupiah per bulan, sementara seorang guru honorer kadang hanya cukup untuk ongkos transportasi dan makan seadanya,”cetusnya .

Selain itu, guru adalah ujung tombak pendidikan, mencetak sumber daya manusia yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman. Tanpa guru yang berkualitas, mustahil Indonesia bisa maju. Mustahil ada para pejabat, mustahil ada para menteri, mustahil ada anggota DPR RI, mustahil ada presiden.

Sementara DPR, meski memiliki peran penting dalam menyusun regulasi dan mengawasi jalannya pemerintahan, kontribusinya seringkali tidak terasa langsung oleh rakyat kecil. “Kita tidak bisa serta-merta menyalahkan DPR. Tanggung jawab politik memang besar, dan dalam banyak hal, mereka juga bekerja keras di balik layar. Membuat undang-undang, membahas anggaran, dan melakukan diplomasi politik tidaklah mudah.

Isu gaji DPR dan guru honorer seharusnya tidak dilihat sebagai siapa yang lebih pantas diberi penghargaan, tetapi bagaimana negara menyeimbangkan prioritas. Pandanglah mereka sebagai sesama manusia yang sama-sama perlu makan dan perlu sejahtera,”ucapnya.

DPR tetap perlu mendapatkan gaji yang layak agar tidak tergoda korupsi atau gratifikasi. Tetapi di sisi lain, guru, khususnya guru honorer, harus mendapat perhatian lebih serius, baik dari sisi penghasilan maupun kesejahteraan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa. Bila guru merasa dihargai secara finansial dan sosial, mereka akan mengajar dengan lebih tenang, penuh dedikasi, dan mampu menghasilkan generasi unggul.

Page: 1 2 3 4

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

1 day ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

1 day ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

1 day ago

Korupsi Dana BOS SMA Negeri 4, Masuk Putusan Sela

Juru bicara (Jubir) PN Jayapura, Rahmat Selang, S.H., M.H mengatakan pada sidang pertama kali digelar,…

1 day ago

Satres Narkoba Polres Jayapura Tangani 7 Kasus Narkotika Awal 2026

Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura mencatat penanganan tujuh kasus narkotika sepanjang Januari hingga Maret 2026.…

1 day ago

Triwulan I Tahun 2026, Jumlah Penduduk Turun 3.425 Jiwa

Menurutnya, dalam periode tersebut terjadi penurunan jumlah warga sebanyak 3.425 orang. Di sisi lain, terdapat…

1 day ago