

Ilustrasi By Moh. Wahyu Welerubun.
Urgensi Kesehatan Mental Anak: Belajar dari Tragedi di Mimika
Kasus tragis yang menimpa seorang anak di Mimika baru-baru ini menjadi alarm keras bagi para orang tua. Korban dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit setelah melakukan aksi nekat mengakhiri hidup di kediamannya.
Laporan: Wahyu Welerubun
Peristiwa bermula saat korban diminta oleh ayahnya untuk belajar. Namun, korban justru mengurung diri di kamar. Tak lama kemudian, orang tua korban menemukan sang anak dalam kondisi kritis dengan leher terlilit handuk dan tergantung di rak besi.
Meski sempat mendapatkan perawatan intensif, nyawa korban tidak tertolong. Tragedi ini menyoroti betapa krusialnya menjaga kesehatan mental anak serta membangun kedekatan emosional sejak dini.
Psikolog muda di Mimika, Dwi Gilda, menjelaskan bahwa gangguan mental pada anak sering kali dipicu oleh akumulasi masalah yang tidak tersampaikan. Beberapa faktor utama meliputi: Perundungan (bullying) di lingkungan sekolah, ketidakharmonisan di dalam rumah tangga, tekanan ekonomi yang berdampak pada psikologis keluarga.
Wacana redistribusi atau pengalihan sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke kementerian dan…
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menyampaikan, platform seperti WhatsApp,…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menghadiri sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gereja Oikumene…
Airnya sebening kaca dengan gradasi biru kehijauan. Dasar sungai tidak terlihat jelas, sementara pepohonan rindang…
Konvoi yang menjadi salah satu agenda resmi HUT RI tingkat Kota Jayapura ini akan…
Rapat kerja Komisi IV DPR Papua bersama Dinas ESDM Provinsi Papua di ruang rapat Komisi…