Categories: FEATURES

Jaga Stabilitas Harga, Diharapkan Ada Intervensi Penetapan Harga Tertinggi dan Terendah

Strategi Dinas Perikanan Antisipasi Lonjakan Harga Ikan di Kota Jayapura

Dinas Perikanan Kota Jayapura menyebut pasokan ikan di pasar mengalami penurunan, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Ketidakseimbangan ini mendorong harga ikan naik secara signifikan di tingkat pedagang. Lantas bagaimana upaya untuk mengatasinya?

Laporan: Mustakim Ali_Jayapura

Harga ikan di Kota Jayapura mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor alam serta kebijakan terkait pemutusan rumpon yang berdampak langsung pada aktivitas nelayan di wilayah tersebut.

Bahkan, akibat cuaca buruk yang berupa angin kencang dan gelombang tinggi, sempat dikabarkan ada perauh nelayan yang terbalik. Cuaca buruk ini, juga membuat para nelayan berpikir dua kali untuk pergi melaut, mencari ikan. Tentunya kondisi ini berdampak pada pasokan ikan di pasaran.

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi. (foto:Takim/Cepos)

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura, Matheys Sibi, mengungkapkan bahwa kondisi gelombang laut yang tinggi menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya hasil tangkapan nelayan. Cuaca yang tidak bersahabat membuat banyak nelayan memilih untuk tidak melaut demi menjaga keselamatan.

“Dalam beberapa hari terakhir, gelombang laut cukup tinggi. Ini tentu berdampak pada aktivitas nelayan karena faktor keselamatan menjadi prioritas. Banyak yang tidak melaut, sehingga pasokan ikan ke pasar ikut berkurang,” ujarnya ke Cepos, Sabtu (18/4).

Selain faktor cuaca, Matheys juga menyoroti dampak dari pemutusan rumpon atau alat bantu penangkapan ikan yang sebelumnya menjadi penunjuk lokasi berkumpulnya ikan. Kebijakan tersebut, yang berkaitan dengan survei dari Kementerian ESDM, dinilai turut memperparah kondisi di lapangan.

Menurutnya, rumpon memiliki peran penting dalam membantu nelayan menentukan titik tangkap. Tanpa rumpon, nelayan harus melaut lebih jauh dengan ketidakpastian hasil yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan biaya operasional dan risiko di laut.

“Pemutusan rumpon memberikan dampak besar. Nelayan kehilangan titik-titik penangkapan ikan, sehingga harus mencari lokasi baru yang lebih jauh dan belum tentu produktif. Ini tentu mempengaruhi hasil tangkapan,” jelasnya.

Akibat dari dua faktor tersebut, pasokan ikan di pasar mengalami penurunan, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi. Ketidakseimbangan ini mendorong harga ikan naik secara signifikan di tingkat pedagang.

Matheys memperkirakan, kondisi kenaikan harga ini masih akan berlangsung dalam satu hingga dua bulan ke depan, bergantung pada perubahan cuaca dan stabilitas aktivitas nelayan.

Menanggapi situasi ini, Pemerintah Kota Jayapura mendorong adanya intervensi pasar guna menjaga kestabilan harga. Salah satu langkah yang diharapkan adalah adanya pengaturan harga di Pelabuhan Perikanan Indonesia (PPI) Hamadi yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Papua.

“Kami berharap ada ketegasan dalam pengaturan harga, baik harga eceran terendah maupun tertinggi di PPI Hamadi, agar harga tetap terkendali meskipun pasokan terbatas,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kota dan provinsi untuk menjaga keseimbangan pasar serta melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang berlebihan.

Kenaikan harga ikan ini dinilai berpotensi memicu inflasi daerah, mengingat ikan merupakan salah satu komoditas utama konsumsi masyarakat di Kota Jayapura.
Pemerintah diharapkan dapat segera mengambil langkah strategis agar distribusi ikan kembali lancar, harga stabil, serta aktivitas nelayan dapat pulih seperti semula. (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

 

Juna Cepos

Recent Posts

Kebakaran di Dok IX, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W.A. Maclarimboen mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik…

2 hours ago

Serapan APBD Baru 45 Persen, Pimpinan OPD Diwarning

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM., melontarkan peringatan keras kepada seluruh…

3 hours ago

OPD Kolektor Harus Kejar Target PAD Rp313 Miliar

  Rustan mengatakan, Pemkot Jayapura sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) PAD yang menghasilkan sejumlah…

4 hours ago

Papua Jaga Inflasi 3,5 Persen Jelang Natal dan Tahun Baru

   Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait mengatakan, pengendalian inflasi dilakukan secara rutin setiap pekan. Berdasarkan…

5 hours ago

Pemkot Buka Seleksi Tiga Jabatan Kepala OPD

   Ketiga jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Kepala…

6 hours ago

Ditemukan dengan Kondisi Kurus Setelah 20 Hari Bertahan

Meski tak menceritakan secara detail bagaimana proses korban bisa melarikan diri atau diamankan dari pihak…

7 hours ago