

Selvi Nawa (foto:PRIYADI/CEPOS)
Selvi Nawa, Siswi kelas VIII C SMPN 2 Sentani yang Berikan Noken ke Wapres Gibran Rakabuming Raka
Dalam kunjungan kerja wakil presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 2 Sentani. Dalam momen tersebut Wapres juga diberikan noken khas Papua. Bagaimana kisahnya?
Laporan : Priyadi -Sentani
Siang itu, panas matahari di Sentani seperti menembus kulit. Lapangan SMP Negeri 2 Sentani dipenuhi ribuan siswa yang rela berpanas-panasan demi momen bersejarah: kedatangan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, Rabu (17/9).
Mereka berdiri berbaris, ada yang melambaikan tangan, ada pula yang sibuk mengabadikan momen dengan ponsel seadanya. Namun semua sepakat, hari itu bukan hari biasa. Wapres datang untuk meninjau dua program penting: Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, serta Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) di Puskesmas Kampung Harapan, Sentani.
Di tengah kerumunan siswa itu, seorang anak perempuan tampak berbeda. Namanya Selvi Nawa, siswi kelas VIII C. Tangannya menggenggam erat sebuah tas sederhana berwarna putih. Tas itu bukan tas biasa, melainkan noken dari serat kayu yang ia buat sendiri dengan penuh kesabaran.
Selvi bukanlah perajin noken profesional. Ia belajar dari orang-orang di sekitarnya, melihat, mencoba, lalu perlahan mulai bisa merajut simpul demi simpul. Proses membuat noken memakan waktu lama, apalagi dengan bahan serat kayu yang butuh ketelitian dan kesabaran.
Dua akademisi ekonomi asal Papua turut memberikan ulasan komprehensif mengenai latar belakang, dampaknya terhadap pasar…
IG diamankan saat mengambil sebuah paket yang sebelumnya telah dicurigai petugas berisi narkotika di…
Rapat paripurna tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembahasan perubahan APBD sekaligus momentum…
Bukan sekadar tentang usia sebuah kampung, tetapi tentang sebuah benih iman yang pertama kali…
Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)…
Salah satu perhatian utama Rustan adalah penyaluran bansos yang dinilai masih belum sepenuhnya tepat…