Categories: FEATURES

Ada 32 Penari yang Dibina, Prioritaskan Anak OAP Jadi Atlet Barongsai

Eksistensi Barongsai di Kota Jayapura yang Tak Sekedar Kesenian Tapi Merambah Olahraga

Setiap kali perayaan Imlek di Kota Jayapura, atraksi kesenian Barongsai selalu hadir memberikan makna dan seni hiburan bagi masyarakat etnis Tionghoa maupun masyarakat Kota Jayapura pada umumnya. Di bawah naungan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), barongsai kini mengarah ke pembinaan olahraga.

Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura

Selasa (17/2) pagi kemarin, pertunjukan Barongsai di Vihara Arya Dharma Kota Jayapura dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sukses menarik perhatian masyarakat yang hadir. Bahkan banyak yang mengabadikan momen dengan berfoto bersama Barongsai.

Namun yang tak kalah menariknya, dari sekian puluh penari yang terlibat dalam tarian tradisional masyarakat Tionghoa itu adalah anak-anak asli Papua (OAP), yang tergabung dalam Sanggar Papua Golden Tiger.

Penampilan penuh semangat dari para penari ini mendapat apresiasi dari tamu yang hadir. Di sela pertunjukanya tak sedikit dari tamu yang hadir memberikan angpao (amplop kecil berwarna merah berisi uang).

Gerakan lincah dan atraktif dari para penari ini membuat para pengunjung sontak bersorak memberi semangat. Sebagai representasi singa yang gagah dan berani, barongsai diyakini membawa keberuntungan, kemakmuran, serta kedamaian. Di balik kostum dan koreografi, ada nilai optimisme, semangat, dan persatuan yang diwariskan lintas generasi.

Barongsai tidak lagi hanya sekedar seni, tetapi salah satu olahraga di bawah naungan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI). Meski di Papua belum masuk dalam organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), namun kiprahnya untuk melahirkan atlet-atlet baru terus dilakukan.

Ketua FOBI Papua, Irwan Syaiful mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih sangat membutuhkan banyak pemain/atlet Barongsai. Hal ini Irwan sampaikan mengingat di Papua minat anak-anak dalam olahraga tersebut masih tergolong minim.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Recent Posts

Mengandung Gula, Garam, dan Lemak, MK Wajibkan Pakai Label Warna

Dalam putusannya, MK mewajibkan adanya informasi yang jelas dan benar mengenai label warna serta simbol…

59 minutes ago

Kemendikdasmen Buka Kuota Guru CPNS Tahun 2027

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen Nunuk Suryani sebelumnya menjelaskan, pemenuhan ratusan…

8 hours ago

Papua Utara Akan Genapi Tujuh Wilayah Adat

Anggota Komisi II DPRP dari Daerah Pemilihan (Dapil) Biak Numfor dan Supiori, Johanes Wakum, menyatakan…

9 hours ago

Muller Korban Kedua Persipura?

Jika betul tak masuk skema Persipura maka bisa dibilang Muller adalah orang kedua yang didepak…

10 hours ago

Dari Beban Belanja Perlu Diperhatikan hingga Seberapa Dekat Papua dengan Masa Depan Pasifik

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Cenderawasih, Yakobus Richard, mengatakan evaluasi terhadap kinerja kepala…

11 hours ago

Kejati Papua akan Periksa Mantan Sekwan

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menelusuri penggunaan anggaran perjalanan dinas yang selama periode tersebut mencapai Rp44,23…

12 hours ago