

Sejumlah anak-anak Asli Papua yang tergabung dalam Barongsai Golden Tiger Papua saat perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Vihara Arya Dharma Kota Jayapura pada, Selasa (17/2). (foto:Jimi/Cepos)
Eksistensi Barongsai di Kota Jayapura yang Tak Sekedar Kesenian Tapi Merambah Olahraga
Setiap kali perayaan Imlek di Kota Jayapura, atraksi kesenian Barongsai selalu hadir memberikan makna dan seni hiburan bagi masyarakat etnis Tionghoa maupun masyarakat Kota Jayapura pada umumnya. Di bawah naungan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), barongsai kini mengarah ke pembinaan olahraga.
Laporan: Jimianus Karlodi_Jayapura
Selasa (17/2) pagi kemarin, pertunjukan Barongsai di Vihara Arya Dharma Kota Jayapura dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili sukses menarik perhatian masyarakat yang hadir. Bahkan banyak yang mengabadikan momen dengan berfoto bersama Barongsai.
Namun yang tak kalah menariknya, dari sekian puluh penari yang terlibat dalam tarian tradisional masyarakat Tionghoa itu adalah anak-anak asli Papua (OAP), yang tergabung dalam Sanggar Papua Golden Tiger.
Penampilan penuh semangat dari para penari ini mendapat apresiasi dari tamu yang hadir. Di sela pertunjukanya tak sedikit dari tamu yang hadir memberikan angpao (amplop kecil berwarna merah berisi uang).
Gerakan lincah dan atraktif dari para penari ini membuat para pengunjung sontak bersorak memberi semangat. Sebagai representasi singa yang gagah dan berani, barongsai diyakini membawa keberuntungan, kemakmuran, serta kedamaian. Di balik kostum dan koreografi, ada nilai optimisme, semangat, dan persatuan yang diwariskan lintas generasi.
Barongsai tidak lagi hanya sekedar seni, tetapi salah satu olahraga di bawah naungan Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI). Meski di Papua belum masuk dalam organisasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), namun kiprahnya untuk melahirkan atlet-atlet baru terus dilakukan.
Ketua FOBI Papua, Irwan Syaiful mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih sangat membutuhkan banyak pemain/atlet Barongsai. Hal ini Irwan sampaikan mengingat di Papua minat anak-anak dalam olahraga tersebut masih tergolong minim.
Barend mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kondisi sejumlah alat utama dan peralatan operasional…
Kepala DPMK Kota Jayapura, Makzi L. Atanay, mengatakan BUMKam merupakan badan usaha milik kampung…
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan bahwa kondisi Salbiah setelah menjalani operasi…
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan operasi militer, melainkan akselerasi operasi bakti yang melibatkan TNI,…
Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., bersama Wakil Wali Kota Jayapura Dr. Ir.…
Selama masa pengabdian, ratusan mahasiswa tersebut tersebar di 43 kampung yang mencakup tiga wilayah…